Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, meluncurkan aplikasi digital bernama Teropong, singkatan dari teknologi, respon, dan pengawasan opini digital. Aplikasi ini diperkenalkan sebagai upaya memperkuat respons pemerintah daerah terhadap aspirasi publik.
Wakil Bupati HSS Suriani, saat peluncuran di Kandangan pada Kamis (9/4), mengatakan pemerintahannya terus melakukan penguatan dalam merespons aspirasi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurut Suriani, Teropong dirancang untuk memantau, menghimpun, dan mengelola aspirasi masyarakat dari berbagai kanal media sosial pemerintah daerah. Melalui sistem tersebut, masukan, kritik, dan saran masyarakat dapat diteruskan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi kepada perangkat daerah terkait.
“Ini adalah langkah nyata agar pemerintah lebih dekat dengan masyarakat. Setiap aspirasi harus direspons dengan cepat dan akurat,” kata Suriani.
Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya dituntut aktif menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menjadi pendengar yang responsif. Dengan hadirnya aplikasi ini, seluruh organisasi perangkat daerah didorong untuk berperan aktif menindaklanjuti aspirasi sesuai kewenangan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten HSS Hendro Martono menyampaikan bahwa Teropong merupakan inovasi yang dibangun untuk memudahkan pemerintah daerah dalam merespons berbagai aspirasi masyarakat yang masuk. Sebagai instansi pengelola aplikasi, pihaknya memastikan respons pemerintah akan lebih cepat untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Hendro juga menyebutkan bahwa ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat tetap tersedia melalui sistem ini, sekaligus menjadi bagian dari evaluasi satu tahun kepemimpinan daerah.
“Dari semua ini kita berharap dapat membangun ekosistem komunikasi publik yang lebih terbuka, partisipatif, dan berbasis data, sehingga setiap kebijakan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.