BERITA TERKINI
Pemkab Gunungkidul Gelar Seminar Pemanfaatan AI untuk Guru, Gandeng Microsoft Indonesia dan Great Nusa Binus

Pemkab Gunungkidul Gelar Seminar Pemanfaatan AI untuk Guru, Gandeng Microsoft Indonesia dan Great Nusa Binus

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menggelar seminar pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi para pendidik. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di sektor pendidikan, dengan menekankan peran guru yang dinilai penting dalam proses pembelajaran di sekolah.

Seminar tersebut terlaksana melalui kerja sama Pemkab Gunungkidul, Microsoft Indonesia, dan Great Nusa (GRPNUSA) BINUS. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/2) di Dinas Pendidikan Gunungkidul ini merupakan bagian dari program “Elevate” dari Microsoft.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa pada era teknologi saat ini, AI bukan lagi sekadar wacana masa depan, melainkan sudah menjadi alat yang nyata. Menurutnya, AI dapat membantu meningkatkan produktivitas di sektor pendidikan sehingga para guru tidak bisa mengabaikan penerapannya yang dinilai telah menjadi “semangat zaman”.

Sejalan dengan itu, Nita Feria dari Great Nusa/Binus menjelaskan bahwa pemanfaatan AI difokuskan untuk mendukung produktivitas guru dalam menjalankan tugas, seperti pengembangan materi ajar dan penyusunan aktivitas pembelajaran yang variatif. “Dengan bantuan teknologi, guru dapat menciptakan acara atau metode pembelajaran yang meningkatkan semangat dan ketertarikan peserta didik serta orang tua,” kata Nita, sebagaimana dikutip dari laman Pemkab Gunungkidul.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Endah juga mengharapkan para pendidik tidak perlu khawatir terhadap perkembangan AI. Ia menekankan bahwa meski AI merupakan alat yang canggih, tujuan utama pendidikan tetap membangun jiwa, karakter, dan derajat kemanusiaan anak didik di Gunungkidul.

Ia menegaskan bahwa AI bukan pengganti peran guru, melainkan bagian dari pengembangan teknik dan keahlian untuk mewujudkan bangsa yang mandiri secara intelektual.