Pemilih kini dapat mendaftar untuk memberikan suara di lokasi yang berbeda melalui aplikasi VNeID. Kebijakan ini diatur dalam Keputusan No. 713/QD-BCA-C06 tentang panduan proses penerbitan sertifikat bagi pemilih untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara di tempat lain (versi elektronik), yang ditandatangani Menteri Keamanan Publik Jenderal Luong Tam Quang pada 5 Februari 2026.
Keputusan tersebut disebut sebagai bagian dari persiapan pemilihan anggota Majelis Nasional ke-16 dan perwakilan Dewan Rakyat di semua tingkatan untuk periode 2026–2031.
Dalam panduan itu, pemilih yang telah memiliki akun verifikasi identitas elektronik tingkat 2 dapat mengajukan perubahan lokasi pemungutan suara melalui beberapa langkah di aplikasi. Pemilih diminta membuka VNeID, memilih menu “Layanan Lainnya”, lalu masuk ke fitur “Pemilihan Majelis Nasional ke-16”.
Selanjutnya, pada bagian “Area Pemungutan Suara Pemilih”, pemilih menekan tombol “Ubah” di pojok kanan atas layar. Pada opsi “Pilih tempat pemungutan suara”, pemilih memilih “Lainnya” dan menentukan lingkungan atau komune tempat mereka akan memberikan suara. Pemilih kemudian mengisi “Alasan Perubahan”, “Informasi Kontak”, dan menekan “Konfirmasi”.
Setelah permohonan diajukan, sistem akan meneruskan informasi secara otomatis ke kepolisian tingkat kecamatan tempat pemilih terdaftar melalui perangkat lunak Manajemen Pemilih.
Kepolisian tingkat komune bertugas memverifikasi permohonan dan menerbitkan sertifikat elektronik agar pemilih dapat memberikan suara di tempat lain, sesuai ketentuan Kementerian Keamanan Publik.
Penerapan layanan ini dinilai dapat menghemat waktu serta biaya perjalanan pemilih, sekaligus membantu pihak berwenang mengelola perubahan daftar pemilih secara lebih akurat dan cepat.