BERITA TERKINI
Panduan Daftar Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 lewat Situs Pedamateng dan Aplikasi JNN

Panduan Daftar Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 lewat Situs Pedamateng dan Aplikasi JNN

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka pendaftaran program Mudik Lebaran Gratis 2026 secara daring. Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi maupun aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN) untuk memudahkan proses, sekaligus menjaga transparansi kuota.

Calon peserta dapat mengakses platform pendaftaran melalui laman https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id atau mengunduh aplikasi JNN di ponsel. Sebelum mendaftar, peserta diminta menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP serta nomor WhatsApp yang masih aktif.

Jika kuota masih tersedia, peserta dapat menekan tombol “Daftar Sekarang” dan mengikuti instruksi pengisian data. Khusus peserta yang memilih moda kereta api, terdapat ketentuan tambahan berupa perekaman pengenalan wajah (face recognition) sesuai prosedur PT KAI.

Dalam persyaratan pendaftaran, peserta diutamakan yang memiliki KTP Jawa Tengah atau kelahiran Jawa Tengah. Pendaftaran dapat dilakukan untuk individu maupun satu keluarga/kelompok dengan jumlah maksimal empat orang.

Selain itu, program ini ditujukan bagi kelompok tertentu, yakni pekerja sektor informal dan/atau berpenghasilan rendah (maksimal UMR), pelajar/mahasiswa tidak mampu dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kampus, serta penyandang disabilitas dan lansia berusia 60 tahun ke atas. Untuk pemudik kereta api, peserta juga disarankan melakukan face recognition di stasiun sebelum keberangkatan agar proses boarding lebih cepat.

Pemprov Jateng menyediakan dua pilihan moda transportasi dengan jadwal keberangkatan berbeda. Keberangkatan menggunakan bus dijadwalkan pada 16 Maret 2026, dengan titik kumpul di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Timur. Sementara keberangkatan menggunakan kereta api dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Masyarakat diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi. Peserta juga diminta memastikan seluruh data yang diinput benar agar proses verifikasi berjalan lancar.