Kementerian Sosial (Kemensos) menghadirkan Aplikasi Cek Bansos sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sekaligus ikut mengawasi distribusi bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Selain untuk mengecek status penerimaan, aplikasi ini juga menyediakan ruang partisipasi publik. Warga dapat mengusulkan penerima baru yang dinilai layak masuk DTKS serta menyampaikan sanggahan terhadap penerima bansos yang dianggap tidak memenuhi kriteria.
Fitur utama Aplikasi Cek Bansos
Kemensos menyebut pembaruan sistem dilakukan secara berkala untuk membuat layanan lebih responsif. Tiga fitur utama yang tersedia meliputi:
1) Cek Penerima Manfaat, untuk mencari status kepesertaan bansos berdasarkan wilayah dan nama sesuai KTP.
2) Menu Usul, yang memungkinkan masyarakat mengusulkan diri sendiri, keluarga, atau tetangga yang tergolong fakir miskin agar masuk dalam DTKS.
3) Menu Sanggah, untuk melaporkan penerima bansos yang dinilai tidak layak, misalnya karena memiliki rumah mewah atau kendaraan pribadi.
Cara registrasi akun
Sebelum memakai fitur secara penuh, pengguna perlu membuat akun dan menunggu verifikasi. Langkah-langkah yang dijelaskan Kemensos adalah:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store.
- Pilih menu “Buat Akun Baru”.
- Isi data diri lengkap, meliputi Nomor KK, NIK, nama lengkap, alamat domisili, dan email aktif.
- Unggah foto KTP serta foto swafoto (selfie) sambil memegang KTP.
- Klik “Buat Profil”.
Setelah itu, pengguna diminta menunggu verifikasi melalui email. Admin Kemensos akan melakukan validasi data sebelum akun diaktifkan.
Langkah cek status penerima bansos
Setelah akun aktif, atau melalui menu pencarian publik, masyarakat dapat mengecek status bantuan secara daring dengan tahapan berikut:
- Pilih wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
- Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai KTP.
- Input kode captcha yang muncul di layar.
- Klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan informasi seperti nama, umur, serta jenis bantuan yang sedang diproses atau telah disalurkan, termasuk PKH, BPNT, dan PBI-JK.