BERITA TERKINI
Panduan Cek Penerima Bansos Kemensos Tahap 2 2026 via Aplikasi dan Website

Panduan Cek Penerima Bansos Kemensos Tahap 2 2026 via Aplikasi dan Website

Penyaluran bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) tahap 2 tahun 2026 kembali dilakukan pada periode April. Sejumlah warga ingin memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Untuk memudahkan pengecekan, Kemensos menyediakan dua layanan resmi yang dapat diakses gratis, yakni melalui website Cek Bansos dan aplikasi Cek Bansos. Pengecekan bisa dilakukan menggunakan NIK KTP dan ponsel, sehingga warga tidak perlu datang ke kantor desa atau dinas sosial.

Cara cek bansos tahap 2 2026 lewat aplikasi Cek Bansos

Berikut langkah-langkah pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store (Android) atau App Store (iOS).
2. Buka aplikasi dan lakukan registrasi menggunakan nomor handphone aktif.
3. Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim via SMS.
4. Login ke aplikasi menggunakan akun yang telah dibuat.
5. Pilih menu “Cek Bansos” di dashboard.
6. Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai KTP.
7. Pilih lokasi domisili (provinsi, kota, kecamatan, kelurahan).
8. Tekan tombol “Cek” untuk melihat hasil.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur pengajuan usulan sebagai calon penerima bansos bagi warga yang memenuhi kriteria.

Cara cek bansos tahap 2 2026 lewat website cekbansos.kemensos.go.id

Selain aplikasi, pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Kemensos dengan langkah berikut:

1. Akses laman cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban.
2. Masukkan deret angka NIK sesuai data KTP.
3. Ketik kode keamanan yang tampil pada layar. Jika tidak terbaca, tekan ikon penyegar (refresh).
4. Tekan tombol “CARI DATA”.
5. Sistem akan menampilkan rincian nama, kelompok desil, serta status penetapan sebagai penerima bansos Kemensos.

Jenis bansos yang cair pada tahap 2 tahun 2026

Pada pencairan tahap 2, pemerintah menyalurkan bansos utama, terutama PKH dan BPNT. PKH diberikan kepada keluarga dalam kategori tertentu seperti ibu hamil, balita, pelajar SD hingga SMA, penyandang disabilitas, serta lansia. Besaran bantuan PKH berbeda tergantung komponen dalam keluarga, dengan rincian sebagai berikut:

Ibu hamil: Rp3 juta (Rp750.000 per tahap).
Anak usia dini (0–6 tahun): Rp3 juta (Rp750.000 per tahap).
Siswa SD: Rp900.000 (Rp225.000 per tahap).
Siswa SMP: Rp1,5 juta (Rp375.000 per tahap).
Siswa SMA: Rp2 juta (Rp500.000 per tahap).
Disabilitas berat: Rp2,4 juta (Rp600.000 per tahap).
Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta (Rp600.000 per tahap).
Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta (Rp2,7 juta per tahap).

Sementara itu, BPNT disalurkan dalam bentuk bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok melalui e-warong.

Jadwal pencairan bansos tahap 2

Bansos tahap 2 umumnya disalurkan pada periode April hingga Juni. Namun, waktu pencairan dapat berbeda antarwilayah, bergantung pada kesiapan administrasi serta mekanisme penyaluran melalui bank Himbara. Adapun tahapan penyaluran bansos sepanjang 2026 adalah:

Tahap 1: Januari–Maret 2026.
Tahap 2: April–Juni 2026.
Tahap 3: Juli–September 2026.
Tahap 4: Oktober–Desember 2026.

Dengan layanan pengecekan online tersebut, masyarakat dapat memantau status penerimaan bansos secara mandiri menggunakan NIK KTP dan ponsel, kapan saja.