JAKARTA — PT Otto Media Grup menggelar AI Workshop-Tools Mastery Class pada 9 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti peserta dari beragam latar belakang, mulai dari kreator konten, mahasiswa, entrepreneur, hingga pekerja industri digital yang tertarik mempelajari dan mendiskusikan pemanfaatan artificial intelligence (AI).
Menurut tim penyelenggara, workshop kali ini menunjukkan pergeseran dibanding kegiatan sebelumnya. Kesadaran pelaku dari berbagai industri di Indonesia dinilai meningkat bahwa AI tidak lagi sekadar topik teknologi, melainkan telah menjadi bagian dari pekerjaan, pembelajaran, dan proses kreatif sehari-hari. Dari kegiatan ini juga terbentuk komunitas belajar AI yang disebut aktif.
Media Manager Otto Media Grup, Budi Santoso, mengatakan kebutuhan masyarakat untuk memahami AI secara praktis terus bertambah. Melalui kelas tersebut, Otto Media Grup menargetkan peserta tidak hanya mengenal berbagai tools AI, tetapi juga memahami penerapannya untuk mendukung produktivitas, kreativitas, dan daya saing di era digital.
Workshop dipandu tim mentor Otto Media AI Academy. Materi yang disampaikan mencakup dasar AI, pengenalan tools populer, produksi konten, AI Agent, prompt, serta workflow AI. Kelas disebut menekankan praktik langsung dan penerapan nyata.
Dalam materi pelatihan, Otto Media AI Academy menyampaikan pandangan bahwa “AI tidak akan menggantikan Anda, tetapi orang yang mampu menggunakan AI dapat menggantikan Anda.” AI juga digambarkan sebagai “kerangka pendukung eksternal” yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas.
Materi turut membahas perubahan cara kerja, pembuatan konten, dan pengambilan keputusan bisnis akibat pemanfaatan AI. Peserta diperlihatkan penggunaan tools seperti Gemini dan Claude untuk menganalisis dokumen panjang, membuat ringkasan bisnis, hingga menghasilkan rekomendasi keputusan. Untuk produksi konten, peserta dikenalkan pada penggunaan kombinasi AI video, AI gambar, AI voice-over, dan AI writing agar proses kerja lebih efektif.
Selain praktik, peserta juga mendapatkan penjelasan dasar mengenai AI secara sistematis. Otto Media AI Academy menggambarkan AI sebagai “mesin prediksi berbasis probabilitas” dan menekankan perbedaan utama dengan mesin pencari tradisional, yakni kemampuan AI untuk “menghasilkan” jawaban, bukan sekadar “mengambil” informasi. Peserta juga diingatkan mengenai risiko AI hallucination dan pentingnya memverifikasi setiap hasil yang diberikan AI.