BERITA TERKINI
Otorita IKN Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Skrining Diabetes Berbasis Aplikasi DoScreen

Otorita IKN Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Skrining Diabetes Berbasis Aplikasi DoScreen

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar kegiatan donor darah sekaligus sosialisasi skrining diabetes melitus berbasis aplikasi DoScreen di Kantor Kementerian Koordinator 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (10/4). Kegiatan ini terbuka untuk umum dan melibatkan kolaborasi sejumlah pihak.

Penyelenggaraan kegiatan dilakukan bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) Kalimantan Timur, RSUD Abadi Samboja, RSUD Ratu Aji Putri Botung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan, serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sepaku.

Otorita IKN menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pencegahan diabetes melitus melalui pemanfaatan teknologi digital. Di saat yang sama, donor darah diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

Acara tersebut diikuti ratusan peserta, mulai dari pegawai Otorita IKN, pekerja konstruksi, hingga masyarakat di sekitar KIPP IKN. Partisipasi peserta disebut mencerminkan tingginya perhatian terhadap kesehatan dan semangat berbagi.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan itu. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua, dan hari ini kita dapat mengumpulkan minimal 300 kantong darah,” ujar Basuki.

Dosen UMY Mahendro Kusumo, yang mewakili Kepala Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit UMY, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mendukung terwujudnya IKN sebagai kota yang sehat dan berdaya saing. “Sinergi antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan, dan organisasi masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan ibu kota yang sehat dan berdaya saing,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menyebut terus mendorong terbentuknya ekosistem kesehatan yang inklusif, preventif, dan berbasis teknologi guna mendukung pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan.