Oracle mengumumkan peluncuran Fusion Agentic Applications, rangkaian aplikasi agen kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasi keuangan serta rantai pasokan. Pengumuman ini disampaikan perusahaan pada Rabu dalam sebuah siaran pers.
Menurut Oracle, aplikasi tersebut menghadirkan agen AI yang dirancang untuk membuat dan mengeksekusi keputusan dalam proses bisnis dengan mengakses data perusahaan, alur kerja, kebijakan, serta sistem persetujuan. Teknologi ini dibangun langsung ke dalam Oracle Fusion Cloud Applications dan berjalan di Oracle Cloud Infrastructure.
Oracle merilis 12 aplikasi yang tersedia di platform Fusion Cloud Enterprise Resource Planning serta Supply Chain & Manufacturing. Untuk area keuangan, beberapa di antaranya meliputi Claims Settlement Workspace untuk proses penyelesaian tunai, Collectors Workspace untuk manajemen penagihan, dan Cost Accounting Close Workspace yang ditujukan bagi operasi manufaktur dan inventaris.
Di sisi rantai pasokan, Oracle memperkenalkan Design-to-Source Workspace untuk pencarian pemasok, Logistics Execution Command Center untuk operasi pemenuhan, serta Maintenance Operations Workspace untuk pemeliharaan peralatan. Aplikasi lain yang diumumkan mencakup manufaktur proses, peluncuran produk, operasi shift produksi, manajemen pesanan penjualan, pengadaan, dan operasi gudang.
Steve Miranda, wakil presiden eksekutif Pengembangan Aplikasi di Oracle, mengatakan tim keuangan dan rantai pasokan menghadapi tekanan untuk menutup proses lebih cepat, merespons gangguan lebih sigap, dan menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang sama.
Oracle menyebut aplikasi ini beroperasi dalam kerangka keamanan Oracle Fusion Applications yang sudah ada. Agen AI dirancang untuk menangani tugas rutin sekaligus menandai pengecualian yang membutuhkan penilaian manusia.
Selain itu, Oracle memperkenalkan Agentic Applications Builder di AI Agent Studio. Fitur ini ditujukan untuk membantu organisasi membangun dan menghubungkan otomasi AI menggunakan agen Oracle, mitra, maupun agen eksternal, dengan dukungan observabilitas, pengukuran ROI, dan kontrol keamanan.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Oracle AI World Tour pada Rabu.