BERITA TERKINI
NVIDIA Perkenalkan RTX Spark di Computex 2026, Dorong Interaksi PC Berbasis Agen AI

NVIDIA Perkenalkan RTX Spark di Computex 2026, Dorong Interaksi PC Berbasis Agen AI

NVIDIA memperkenalkan chip terbaru bernama RTX Spark yang diklaim menjadi langkah baru menuju era PC berbasis kecerdasan buatan (AI). Diumumkan dalam ajang Computex 2026 di Taiwan, chip ini tidak hanya ditujukan untuk peningkatan performa komputasi, tetapi juga untuk mengubah cara pengguna berinteraksi dengan komputer.

Selama ini NVIDIA dikenal kuat di pasar chip untuk pusat data dan AI generatif. Melalui RTX Spark, perusahaan mulai membidik pasar laptop dan PC desktop dengan menghadirkan kemampuan AI yang berjalan langsung di perangkat pengguna. NVIDIA menyebut pendekatan ini dapat mengurangi ketergantungan pada mouse dan keyboard, karena agen AI dapat menjalankan berbagai tugas secara otomatis.

Dikutip dari The Guardian (01/06/26), CEO NVIDIA Jensen Huang menyebut pengembangan RTX Spark sebagai upaya untuk “menemukan kembali PC” di era AI. Ia mengatakan proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi selama tiga tahun antara NVIDIA dan Microsoft. Pengembangannya juga melibatkan MediaTek, perusahaan semikonduktor asal Taiwan.

RTX Spark menggabungkan kemampuan prosesor utama (CPU) dan prosesor grafis (GPU) dalam satu platform komputasi yang dirancang untuk menangani beban kerja AI modern. Berbeda dari banyak layanan AI yang bergantung pada komputasi cloud, RTX Spark memungkinkan agen AI berjalan secara lokal di perangkat. NVIDIA menilai pendekatan ini dapat menawarkan latensi lebih rendah, respons lebih cepat, serta perlindungan privasi yang lebih baik karena data tidak selalu harus dikirim ke server eksternal.

Menurut Huang, perubahan ini disebut sebagai transformasi terbesar pada komputer pribadi dalam empat dekade terakhir.

Salah satu kemampuan yang menjadi sorotan adalah konsep “Agentic AI”, yakni ketika AI tidak hanya memberi jawaban, tetapi juga mampu mengambil tindakan berdasarkan instruksi pengguna. Dengan dukungan RTX Spark, agen AI disebut dapat memahami perintah, membuka aplikasi, mengelola file, menyusun dokumen, melakukan pencarian informasi, hingga menjalankan tugas produktivitas lain tanpa interaksi manual yang intensif. Dalam skenario yang digambarkan NVIDIA, pengguna cukup memberi perintah lewat suara atau teks, sementara agen AI menangani proses yang sebelumnya memerlukan banyak klik dan pengetikan.

NVIDIA juga menyatakan RTX Spark akan mulai diadopsi oleh sejumlah produsen komputer besar mulai tahun ini. Beberapa merek yang disebut antara lain Dell, Lenovo, ASUS, dan HP. Perangkat yang menggunakan chip tersebut akan menjalankan sistem operasi Microsoft Windows yang telah dioptimalkan untuk mendukung pengalaman AI generasi baru.

Meski membawa kemampuan pemrosesan AI yang tinggi, NVIDIA mengklaim perangkat berbasis RTX Spark tetap dapat hadir dengan desain tipis dan ringan, sehingga ditujukan untuk kebutuhan profesional maupun konsumen umum.