Netflix memperluas ekspansinya di bidang hiburan dengan meluncurkan Netflix Playground, aplikasi mandiri yang dirancang khusus untuk game anak-anak. Aplikasi ini diumumkan pada Senin waktu setempat dan diposisikan sebagai ruang bermain digital yang aman serta interaktif bagi penonton cilik.
Netflix Playground sudah termasuk dalam paket langganan Netflix reguler. Dengan demikian, pengguna tidak dikenai biaya tambahan. Netflix juga menyebut aplikasi ini bebas iklan dan tidak menyediakan pembelian dalam aplikasi (in-app purchases), fitur yang kerap menjadi perhatian orang tua.
Aplikasi tersebut ditujukan untuk anak-anak berusia delapan tahun ke bawah. Netflix menyiapkan perpustakaan game yang disebut akan terus berkembang, dengan karakter-karakter dari tayangan populer mereka.
Sejumlah judul yang sudah tersedia antara lain Playtime With Peppa Pig yang mengajak anak bereksplorasi di dunia Peppa, serta Sesame Street, gim edukatif untuk melatih daya ingat dan koordinasi melalui aktivitas menghubungkan titik. Selain itu, tersedia pula gim seperti Let’s Color, Storybots, Bad Dinosaurs, hingga petualangan bersama kru Truk Sampah.
“Kami sedang membangun dunia di mana anak-anak tidak hanya menonton cerita favorit, tapi bisa masuk ke dalamnya dan berinteraksi dengan karakter idola mereka,” ujar John Derderian, Wakil Presiden Netflix untuk Serial Animasi + TV Anak & Keluarga.
Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah akses offline. Netflix menyatakan aplikasi ini dapat digunakan tanpa koneksi Wi-Fi maupun data seluler, sehingga diklaim cocok untuk digunakan saat bepergian, termasuk di pesawat atau ketika menemani orang tua berbelanja.
Dari sisi ketersediaan, Netflix Playground saat ini sudah dapat diunduh di iOS dan Android untuk pengguna di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Filipina, dan Selandia Baru. Sementara untuk negara lain, Netflix menjadwalkan peluncuran serentak pada 28 April mendatang.
Peluncuran ini menjadi langkah lanjutan Netflix di ranah game sejak pertama kali masuk pada 2021. Perusahaan tersebut sebelumnya sempat menutup beberapa studio besar (AAA) karena sejumlah judul kurang mendapat traksi, dan kini terlihat mulai menyesuaikan strategi. Selain menyasar anak-anak, Netflix juga merambah party games di TV seperti Tetris dan Pictionary, serta mengembangkan teknologi cloud gaming yang masih berada pada tahap awal.