Meta resmi memperkenalkan fitur baru bernama Meta Business Agent, asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu bisnis melayani pelanggan secara otomatis melalui WhatsApp, Instagram, dan Messenger.
Fitur ini diumumkan oleh pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam sebuah acara di London, Inggris, serta melalui laman resmi Meta Newsroom pada Rabu (3/6/2036).
Meta menyebut Business Agent dapat berperan seperti karyawan virtual yang siap melayani pelanggan selama 24 jam. Asisten AI ini ditujukan untuk merespons kebutuhan pelanggan dengan cepat, mulai dari menjawab pertanyaan, memberikan rekomendasi produk, menjadwalkan janji temu, menyaring calon pelanggan potensial, hingga membantu proses transaksi penjualan.
Menurut Meta, tujuan utama peluncuran Business Agent adalah membantu bisnis kecil dan menengah menghadirkan pengalaman layanan pelanggan yang setara dengan perusahaan besar yang memiliki banyak staf. Dalam pengumuman resminya, Meta menyatakan bahwa Business Agent memungkinkan setiap bisnis hadir untuk setiap pelanggan seolah didukung tim yang tak terbatas.
Meta juga mengeklaim kemampuan Business Agent melampaui chatbot bisnis pada umumnya yang selama ini cenderung hanya memberikan jawaban otomatis sederhana. Perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California, itu menyebut Business Agent dapat memahami konteks percakapan, merekomendasikan produk dari katalog bisnis, membantu pelanggan menemukan barang yang sesuai kebutuhan, serta mengarahkan mereka menuju proses pembelian.
Meski demikian, pemilik bisnis tetap dapat masuk ke percakapan kapan saja bila diperlukan. Dalam jangka panjang, Meta membayangkan Business Agent dapat menangani sebagian besar operasional bisnis sehari-hari.
Meta juga menyatakan sedang mengembangkan kemampuan agentic AI agar Business Agent dapat melakukan riset pasar, menganalisis tren kompetitor, memberikan wawasan produk, hingga terhubung dengan kalender digital untuk membantu pengaturan jadwal bisnis.