BERITA TERKINI
Meta Hadirkan Creator Assistant dan Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia di Facebook

Meta Hadirkan Creator Assistant dan Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia di Facebook

Meta memperkenalkan sejumlah pembaruan di Facebook yang ditujukan untuk membantu kreator bekerja lebih efisien sekaligus memperluas jangkauan audiens. Dua fitur yang menjadi sorotan adalah Creator Assistant, asisten berbasis AI untuk kreator, serta perluasan dukungan Terjemahan AI yang dalam waktu dekat akan mencakup Bahasa Indonesia.

Pembaruan ini hadir di tengah persaingan konten yang kian ketat dan kebutuhan kreator untuk menjangkau audiens lintas negara. Meta menilai teknologi dapat membantu kreator bertumbuh dengan memberikan dukungan yang lebih praktis dalam proses produksi dan evaluasi konten.

Creator Assistant bantu baca performa konten

Meta memperkenalkan Creator Assistant sebagai fitur AI yang terintegrasi langsung ke dalam dashboard kreator Facebook. Fitur ini dirancang untuk membantu kreator memahami performa konten tanpa harus menelusuri berbagai halaman analitik dan membaca grafik secara manual.

Creator Assistant disebut mampu menyesuaikan rekomendasi berdasarkan karakteristik tiap akun, seperti kebiasaan audiens, tren interaksi, performa konten, dan tujuan yang ingin dicapai kreator. Alih-alih hanya menampilkan angka, fitur ini membantu menjelaskan alasan di balik performa sebuah unggahan.

Kreator juga dapat berinteraksi secara percakapan dengan mengajukan pertanyaan, misalnya alasan sebuah Reels memperoleh lebih banyak penonton dibanding konten lain, atau perubahan perilaku audiens dari waktu ke waktu. Karena bersifat conversational, kreator dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk menggali insight yang lebih mendalam.

Menjadi partner brainstorming ide konten

Selain untuk membaca performa, Creator Assistant juga diposisikan sebagai teman brainstorming saat kreator mengalami kebuntuan ide. Meta menjelaskan, fitur ini dapat memanfaatkan tren yang sedang berkembang di Facebook—mulai dari audio populer, tren budaya, hingga format konten yang banyak diminati—untuk memberikan inspirasi dan rekomendasi yang relevan dengan audiens kreator.

Meta menyebut, semakin sering digunakan, Creator Assistant akan semakin memahami tujuan kreator, baik untuk meningkatkan jumlah pengikut, memperbesar engagement, maupun mengoptimalkan peluang monetisasi.

Terjemahan AI segera mendukung Bahasa Indonesia

Di sisi lain, Meta juga mengumumkan perluasan dukungan bahasa untuk fitur Terjemahan AI yang sebelumnya telah diperkenalkan pada Reels Facebook. Fitur ini memungkinkan video diterjemahkan secara otomatis dengan teknologi AI tanpa menghilangkan karakter suara asli kreator. Meta juga menyediakan opsi lipsync agar gerakan bibir tampak selaras dengan bahasa hasil terjemahan, sehingga pengalaman menonton terasa lebih natural.

Sejak diperkenalkan tahun lalu, Terjemahan AI telah digunakan kreator dalam sembilan bahasa dan disebut membantu menjangkau audiens lintas negara. Meta mengungkapkan, saat ini lebih dari 500 juta pengguna Facebook menonton video yang diterjemahkan menggunakan AI setiap minggu.

Dengan minat yang tinggi tersebut, Meta akan menambahkan dukungan untuk beberapa bahasa baru, termasuk Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Prancis, Bahasa Thailand, dan Bahasa Vietnam. Penambahan Bahasa Indonesia dinilai dapat membantu kreator lokal memperluas jangkauan konten ke pasar internasional tanpa harus membuat versi video yang berbeda.

Secara keseluruhan, kehadiran Creator Assistant dan perluasan Terjemahan AI berpotensi memberi kreator Indonesia cara baru untuk meningkatkan kualitas konten, memahami audiens lebih dalam, dan menjangkau penonton global dengan lebih mudah.