BERITA TERKINI
Meta Dikabarkan Siapkan Liontin AI, Layanan Wearables for Work, dan Agen AI Hatch

Meta Dikabarkan Siapkan Liontin AI, Layanan Wearables for Work, dan Agen AI Hatch

Meta dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable baru berupa liontin bertenaga kecerdasan buatan (AI pendant) yang disebut siap memasuki tahap uji coba dalam waktu dekat. Perusahaan juga dirumorkan menyiapkan hingga empat model kacamata pintar baru sebelum akhir tahun, di tengah upaya menekan kerugian pada divisi perangkat kerasnya.

Menurut laporan Engadget pada Senin (1/6/2026), langkah ini diposisikan sebagai strategi untuk memperbaiki kinerja keuangan Reality Labs, divisi internal Meta yang menaungi pengembangan teknologi masa depan namun terus mengalami defisit. Meta disebut ingin memperluas portofolio wearable sekaligus mengambil momentum pertumbuhan pasar asisten pribadi berbasis AI.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Meta, proyek liontin pintar tersebut diyakini terkait dengan akuisisi Meta terhadap perusahaan Limitless pada 2025. Limitless dikenal sebagai pembuat perangkat “Pendant”, yakni mikrofon Bluetooth portabel yang dapat dijepit di pakaian untuk merekam percakapan, membuat transkrip, dan merangkum percakapan secara otomatis sepanjang hari.

CEO Limitless, Dan Siroker, sebelumnya menyatakan visi perusahaannya untuk menghadirkan “kecerdasan super pribadi” yang dapat diakses melalui perangkat wearable AI yang nyaman digunakan sehari-hari. Dalam rumor yang beredar, kemampuan perekaman dan pemrosesan percakapan itu disebut akan diintegrasikan dan dikemas Meta menjadi aksesori yang dipakai di leher.

Selain perangkat fisik, Meta juga dilaporkan menyiapkan layanan berlangganan premium untuk korporasi bernama “Wearables for Work”. Dalam memo internal yang disebut ditulis oleh Alex Himel, Wakil Presiden perangkat wearable Meta, layanan ini ditujukan untuk mendorong lebih banyak pengguna membiasakan diri memakai model AI Meta dan bersedia membayar biaya bulanan.

Rencana monetisasi tersebut juga mencakup langganan untuk “Hatch”, agen AI konsumen yang disebut masih bersifat rahasia dan terus dikembangkan. Seluruh sistem pembayaran dari berbagai produk dan layanan ini disebut akan diintegrasikan melalui platform keuangan baru bernama Meta One.

Di sisi perangkat kacamata pintar, Meta dikabarkan ingin mengurangi ketergantungan pada merek seperti Ray-Ban dan Oakley. Berdasarkan bocoran memo, Meta disebut menyiapkan model berkode “Modelo” pada Juni, lalu “Luna” serta “RBM2 Refresh” pada musim gugur. Rangkaian ini disebut akan ditutup dengan varian premium “Mojito VIP” yang dijadwalkan rilis pada Desember.

Seluruh lini kacamata pintar tersebut dikabarkan akan didukung teknologi AI terbaru Meta dan asisten digital Hatch.

Dalam arahan kepada karyawan, Himel disebut memasang target penjualan 10 juta unit perangkat wearable secara global pada paruh kedua 2026. Untuk mendukung target itu, Meta dikabarkan akan memperluas distribusi ke lebih banyak negara.

Untuk pasar bisnis (B2B), Meta disebut menargetkan sedikitnya 10 perusahaan besar agar segera mengadopsi program Wearables for Work dalam operasional harian. Perusahaan juga menargetkan penerapan pada setidaknya dua organisasi besar yang masing-masing membutuhkan pasokan minimal 100 unit perangkat.