BERITA TERKINI
Menimbang Opsi Internet Hemat untuk Liburan ke Jepang: Pocket Wi-Fi, SIM Fisik, atau eSIM

Menimbang Opsi Internet Hemat untuk Liburan ke Jepang: Pocket Wi-Fi, SIM Fisik, atau eSIM

Berlibur ke Jepang kerap menjadi impian banyak orang. Namun bagi pelancong dengan anggaran terbatas, biaya koneksi internet bisa menjadi pos pengeluaran yang perlu diperhitungkan dengan cermat. Internet dibutuhkan untuk navigasi, komunikasi, hingga mencari informasi transportasi, tetapi biayanya juga bisa menggerus bujet perjalanan.

Selama ini, dua pilihan yang umum dipakai wisatawan adalah menyewa pocket Wi-Fi atau membeli kartu SIM fisik setibanya di bandara. Di sisi lain, eSIM juga menjadi alternatif yang disebut menawarkan kemudahan dan biaya lebih rendah. Berikut perbandingan tiga opsi tersebut berdasarkan informasi yang tersedia.

1. Sewa pocket Wi-Fi: biaya harian dan potensi pengeluaran tambahan

Sewa pocket Wi-Fi disebut memiliki kisaran harga sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 80 ribu per hari. Untuk perjalanan 7 hari, total biaya bisa berada di rentang Rp 350 ribu sampai Rp 560 ribu. Selain biaya sewa, pengguna juga perlu menyiapkan deposit, mengantre untuk mengambil perangkat di bandara, memastikan perangkat diisi daya setiap hari, serta mengembalikannya setelah masa sewa selesai. Disebut pula ada risiko denda apabila perangkat hilang.

2. SIM card fisik di bandara: relatif mahal dan perlu bongkar perangkat

Paket turis SIM fisik yang dijual di bandara Jepang disebut mulai dari 3.000 yen atau sekitar Rp 300 ribuan. Pengguna perlu mencopot kartu SIM utama dari Indonesia untuk menggantinya dengan SIM lokal. Dalam informasi yang ada, kondisi ini disebut menimbulkan risiko kartu SIM utama terselip atau hilang.

3. eSIM Kurosim: klaim lebih murah dan praktis

eSIM Kurosim disebut menawarkan paket internet Jepang mulai Rp 25 ribu. Disebut pula tersedia paket 10GB untuk 7 hari seharga Rp 144 ribu. Dengan eSIM, pengguna tidak perlu mengganti kartu fisik, tidak ada deposit, dan tidak ada perangkat yang harus dikembalikan. Informasi yang tersedia juga menyebut koneksi dapat dibagikan melalui hotspot dan tidak perlu mengatur VPN untuk mengakses aplikasi yang biasa digunakan.

Menurut keterangan yang ada, Kurosim memiliki aplikasi tersendiri untuk membeli paket, mengecek kuota, mengisi ulang, hingga membeli paket negara lain dalam satu aplikasi.

Aktivasi dari Indonesia dengan fitur direct install

Masih berdasarkan informasi yang tersedia, aktivasi eSIM Kurosim dapat disiapkan sebelum keberangkatan melalui fitur direct install tanpa memindai QR. Langkahnya meliputi mengunduh aplikasi, memilih paket Jepang, mengatur tanggal aktivasi sesuai tanggal kedatangan, menyelesaikan pembayaran (disebut tersedia QRIS dan transfer bank), lalu memasang eSIM dengan satu klik.

Setelah tiba di bandara seperti Narita, Haneda, atau Kansai, pengguna disebut cukup mengaktifkan data seluler pada eSIM dan menyalakan data roaming agar internet aktif.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan, durasi perjalanan, serta kenyamanan penggunaan, wisatawan dapat memilih opsi internet yang paling sesuai dengan bujet dan preferensi selama berada di Jepang.