MediaTek dan NVIDIA resmi berkolaborasi meluncurkan prosesor baru bernama NVIDIA RTX Spark. Platform ini ditujukan untuk mendorong ekosistem PC Windows berbasis kecerdasan buatan (AI) sekaligus menghadirkan performa gaming tinggi.
Kemitraan tersebut menggabungkan efisiensi daya yang menjadi kekuatan MediaTek dengan teknologi grafis NVIDIA. RTX Spark dirancang untuk laptop tipis serta desktop ringkas agar tetap hemat energi saat menjalankan beban kerja berat, termasuk kebutuhan produktivitas, kreasi konten, hingga gim terbaru.
Kolaborasi ini juga memadukan keahlian MediaTek di bidang konektivitas cepat dengan teknologi grafis dan platform AI milik NVIDIA. Hasilnya, kedua perusahaan menargetkan kategori PC yang mengedepankan mobilitas tanpa mengorbankan performa grafis sinematik yang responsif.
Corporate Senior Vice President MediaTek sekaligus Head of Compute Platforms, Data Center Solutions and IoT Businesses, Vince Hu, mengatakan peluncuran RTX Spark diarahkan untuk menghadirkan kemampuan AI berperforma tinggi yang berjalan langsung di perangkat. “Lewat peluncuran NVIDIA RTX Spark, MediaTek dan NVIDIA ingin menghadirkan kemampuan AI supercomputing lokal, atau kemampuan AI berperforma tinggi yang berjalan langsung di perangkat PC konsumen dan perangkat portabel lainnya,” ujarnya.
Hu menambahkan, peluncuran ini disebut sebagai bukti kolaborasi jangka panjang kedua perusahaan sekaligus langkah strategis MediaTek untuk masuk ke ekosistem PC Windows premium. MediaTek dan NVIDIA sebelumnya juga tercatat telah bekerja sama di sejumlah sektor lain, termasuk otomotif melalui platform C-X1, infrastruktur pusat data AI lewat NVLink Fusion, serta komponen GB10 SoC.
RTX Spark menyasar pengguna yang membutuhkan komputasi cepat, seperti kreator, pengembang, dan gamer. Di sektor gaming, platform ini diklaim menawarkan kualitas grafis sinematik serta kemampuan AI lokal yang berjalan responsif di perangkat keras konsumen.
MediaTek menekankan pengalaman mereka dalam merancang chip hemat daya untuk mendukung desain komputer ringkas. Platform ini disebut mencakup sistem manajemen daya yang efisien untuk memperpanjang daya tahan baterai saat penggunaan intensif, misalnya bermain gim.
Dari sisi spesifikasi, platform ini dibekali dukungan memori berkecepatan tinggi dengan kapasitas hingga 128GB unified memory untuk memproses data besar. Selain itu, tersedia konektivitas nirkabel berlatensi rendah guna mendukung kelancaran gaming serta pemrosesan data berbasis cloud-to-edge.
CEO dan Principal Analyst Creative Strategies, Ben Bajarin, menilai kolaborasi ini berpotensi memperluas persaingan di pasar Windows PC premium. “Kolaborasi antara MediaTek dan NVIDIA ini tentunya akan memperluas persaingan di pasar premium Windows PC. Kombinasi efisiensi daya MediaTek dan teknologi grafis NVIDIA menghadirkan kemampuan AI lokal yang lebih mumpuni bagi developer, kreator, dan pengguna produktivitas dalam perangkat tipis dan ringan,” ujarnya.
Bajarin menambahkan, langkah ini juga menjadi strategi bagi MediaTek untuk memperluas jangkauan pasar melampaui Chromebook menuju segmen premium yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih besar.
Laptop pertama yang mengadopsi NVIDIA RTX Spark dijadwalkan mulai tersedia secara global pada kuartal akhir 2026.