BERITA TERKINI
Lima Aplikasi Tanda Tangan Elektronik yang Banyak Digunakan, dari Layanan Lokal hingga Global

Lima Aplikasi Tanda Tangan Elektronik yang Banyak Digunakan, dari Layanan Lokal hingga Global

Transformasi digital membuat semakin banyak dokumen dan transaksi dilakukan secara elektronik. Dalam proses ini, tanda tangan digital menjadi komponen penting agar persetujuan dokumen dapat dilakukan secara praktis sekaligus memiliki dasar legal yang jelas.

Seiring kebutuhan tersebut, aplikasi tanda tangan elektronik digunakan untuk membantu individu maupun institusi mempercepat dan mengefisienkan proses administrasi. Berikut lima aplikasi tanda tangan digital yang banyak dipakai untuk menandatangani dokumen secara online, beserta ringkasan fitur, harga, dan catatan aspek legalitasnya.

1. Privy
Privy merupakan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) dengan lisensi Certificate Authority (CA) yang sah di Indonesia oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Layanan ini digunakan di berbagai sektor, seperti perbankan, fintech, HR, perusahaan teknologi, hingga kesehatan dan pendidikan.

Privy disebut memiliki lebih dari 71 juta pengguna individu terverifikasi dan digunakan oleh lebih dari 200.000 organisasi serta institusi di Indonesia. Privy juga menyatakan memberikan jaminan atas keaslian dokumen digital hingga Rp1 miliar melalui skema Certificate Warranty.

Untuk paket berlangganan, Privy menawarkan Enterprise Plan Rp175.000 per bulan atau Rp2,1 juta per tahun, dengan fitur antara lain tanda tangan digital tanpa batas, Admin Center, sertifikat digital, serta sistem pengelolaan dokumen untuk kebutuhan operasional perusahaan.

Bagi individu, tersedia Personal Plan melalui Free Plan atau berlangganan Rp54.000 per bulan dan Rp395.000 per tahun. Fitur yang disebut mencakup tanda tangan digital tanpa batas, unggah berbagai jenis dokumen, serta fitur e-Meterai yang dapat disematkan bersama tanda tangan digital.

Dari sisi keamanan dan kepatuhan, Privy mencantumkan sejumlah pengakuan dan sertifikasi, termasuk berada di bawah Komdigi, ISO 27001, ISO 27701, audit trail, serta iBeta Certification ISO/IEC 30107-3 level 1 dan 2 untuk fitur liveness detection.

2. DocuSign
DocuSign adalah platform tanda tangan elektronik global yang banyak dipakai perusahaan untuk pengelolaan kontrak dan alur kerja dokumen. Layanannya mencakup e-signature, workflow persetujuan, template kontrak, dan integrasi dengan berbagai aplikasi bisnis.

Harga layanan disebut dimulai dari sekitar US$12 per bulan untuk Personal Plan hingga US$54 per bulan untuk Business Pro. Dari sisi keamanan, DocuSign memiliki sertifikasi ISO 27001, enkripsi data, dan audit trail. Namun, layanan ini disebut belum tersertifikasi sebagai PSrE di Indonesia sehingga pengguna perlu menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

3. Adobe Acrobat Sign
Adobe Acrobat Sign merupakan layanan tanda tangan digital dari Adobe yang terintegrasi dengan Adobe Acrobat dan Document Cloud. Fitur utamanya meliputi penandatanganan dokumen PDF, pembuatan formulir digital, workflow persetujuan, serta integrasi dengan perangkat Microsoft dan Google.

Harga layanan berkisar dari US$14,99 hingga US$24,99 per bulan. Adobe Sign dilengkapi enkripsi dokumen, audit trail, serta dukungan Adobe Approved Trust List (AATL). Meski demikian, layanan ini juga disebut belum terdaftar sebagai PSrE di Indonesia.

4. VIDA
VIDA adalah penyedia layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik asal Indonesia yang berada di bawah naungan Komdigi. Layanan utamanya meliputi verifikasi identitas biometrik, e-KYC, tanda tangan elektronik, serta integrasi API.

VIDA menyediakan layanan gratis untuk individu dengan batas 10 tanda tangan per bulan, serta paket enterprise mulai Rp175.000 per bulan. Dari sisi keamanan, VIDA disebut telah tersertifikasi PSrE resmi, dilengkapi autentikasi biometrik, ISO 27001, serta iBeta Level 1 dan 2 untuk keamanan liveness detection.

5. PandaDoc
PandaDoc merupakan platform otomasi dokumen dan tanda tangan digital yang banyak digunakan tim penjualan dan bisnis untuk mengelola proposal serta kontrak. Platform ini disebut digunakan oleh lebih dari 56.000 perusahaan.

Fitur yang ditawarkan mencakup document builder, e-signature, workflow otomatis, serta integrasi CRM seperti HubSpot dan Salesforce. Paket layanan tersedia mulai dari gratis hingga US$49 per pengguna per bulan.

Untuk keamanan, PandaDoc menyediakan sertifikat digital dan audit trail, serta mengacu pada regulasi ESIGN Act di Amerika Serikat dan GDPR di Uni Eropa. Namun, layanan ini disebut belum tersertifikasi sebagai PSrE di Indonesia sehingga pengguna perlu mempertimbangkan aspek legalitasnya dalam konteks hukum nasional.

Dalam memilih aplikasi tanda tangan elektronik, pengguna umumnya mempertimbangkan kebutuhan fitur, biaya, keamanan, serta kesesuaian dengan regulasi di Indonesia—terutama bila dokumen memerlukan pengakuan legal yang spesifik.