Pada 2026, investasi Bitcoin semakin mudah dijangkau berkat banyaknya aplikasi aset kripto yang tersedia gratis di Playstore dan Appstore. Meski demikian, tiap aplikasi menawarkan tingkat fitur, keamanan, dan kemudahan penggunaan yang berbeda, sehingga pemula perlu memahami karakter masing-masing platform sebelum memilih.
Salah satu aplikasi yang kerap digunakan adalah Pintu, yang diposisikan sebagai aplikasi kripto all-in-one untuk membeli, menjual, dan menyimpan Bitcoin. Pintu menyediakan fitur seperti Auto DCA, limit order, serta akses ke ratusan aset kripto dalam satu aplikasi untuk membantu pengguna mengatur strategi investasi lebih fleksibel.
Selain memilih aplikasi, pemula juga disarankan memperkuat pemahaman mengenai cara kerja investasi dan strategi trading Bitcoin maupun kripto melalui kelas atau materi pembelajaran. Pemilihan aplikasi yang aman serta fitur yang memadai dinilai dapat membantu mengurangi kesalahan yang umum terjadi pada pengguna baru.
Berikut lima aplikasi Bitcoin gratis yang disebut dapat digunakan, beserta gambaran fitur utamanya.
1) Pintu – Aplikasi all-in-one yang ramah pemula
Pintu disebut telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan menawarkan lebih dari 320 token. Aplikasi ini juga disebut telah terdaftar resmi dan berada di bawah pengawasan OJK. Dari sisi penggunaan, Pintu menonjolkan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang ditujukan untuk pemula maupun trader aktif.
Pintu memungkinkan pengguna mengatur pembelian hingga 50 aset kripto sekaligus dalam satu jadwal, dengan pilihan frekuensi pembelian mulai per jam, harian, mingguan, hingga bulanan. Aplikasi ini mendukung aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menyediakan fitur Pintu Earn dan Auto DCA untuk menabung kripto, Pintu Academy untuk belajar, serta Pintu Pro untuk trading dengan fitur lanjutan di desktop maupun ponsel.
Pintu juga menghadirkan fitur limit order, yang memungkinkan pembelian atau penjualan Bitcoin pada harga tertentu secara otomatis. Fitur ini ditujukan untuk membantu pengguna mengurangi keputusan emosional saat pasar bergerak cepat.
Dari sisi keamanan, exchange Pintu disebut terdaftar di OJK dan Bappebti, menggunakan sistem berlapis seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik, serta mengantongi sertifikasi ISO 27001:2022. Disebut pula bahwa aset pengguna disimpan di PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks.
2) Indodax – Platform lokal dengan likuiditas tinggi
Indodax disebut sebagai aplikasi kripto tertua di Indonesia dengan jumlah pengguna besar. Karena telah lama beroperasi, platform ini dinilai memiliki likuiditas tinggi sehingga transaksi jual beli Bitcoin dapat berlangsung cepat.
Keunggulan Indodax disebut terletak pada kemudahan deposit menggunakan rupiah dan dukungan metode pembayaran lokal. Indodax juga menyediakan banyak pasangan trading untuk pengguna yang ingin bertransaksi lebih aktif. Namun, antarmukanya dinilai cenderung lebih teknikal sehingga pemula mungkin memerlukan waktu untuk memahami fitur-fiturnya.
3) Tokocrypto – Dukungan ekosistem global
Tokocrypto disebut cukup populer karena dukungan ekosistem global, yang dinilai membantu pengguna mengakses berbagai aset kripto dengan likuiditas yang baik. Aplikasi ini menawarkan fitur trading yang disebut cukup lengkap, mulai dari spot trading hingga tools analisis.
Tokocrypto juga menyediakan konten edukasi untuk membantu pengguna memahami kripto. Meski demikian, karena fitur yang relatif kompleks, pemula disebut perlu waktu untuk beradaptasi.
4) Coinbase – Ramah pemula dan berfokus pada edukasi
Coinbase disebut sebagai salah satu platform global yang ramah pemula. Berbasis di Amerika Serikat dan digunakan secara luas, Coinbase menonjolkan tampilan sederhana yang memudahkan pengguna melihat daftar aset, grafik harga, serta tombol beli dan jual.
Coinbase juga menyediakan fitur Coinbase Learn untuk mempelajari konsep dasar kripto seperti Bitcoin, blockchain, hingga DeFi. Dalam beberapa program, pengguna disebut dapat memperoleh reward kripto setelah menyelesaikan modul pembelajaran.
Dari sisi keamanan, Coinbase disebut menggunakan standar penyimpanan tinggi, termasuk cold storage untuk sebagian besar dana pengguna, serta fitur tambahan seperti 2FA, notifikasi aktivitas akun, dan enkripsi data. Fitur trading Coinbase dinilai cenderung sederhana, meski tersedia Coinbase Advanced bagi pengguna berpengalaman.
5) Binance – Fitur paling lengkap untuk berbagai level pengguna
Binance dikenal sebagai platform dengan ragam fitur yang luas untuk pemula hingga trader profesional. Pengguna tidak hanya dapat membeli dan menjual Bitcoin, tetapi juga mengakses layanan seperti spot trading, futures trading dengan leverage, staking, produk Earn, hingga Launchpad untuk akses ke proyek kripto baru.
Binance juga disebut memiliki biaya transaksi relatif rendah dibanding sejumlah platform global lain, dengan kemungkinan diskon tambahan jika menggunakan token tertentu untuk membayar biaya transaksi. Namun, banyaknya fitur membuat aplikasi ini dinilai lebih kompleks dan bisa membingungkan bagi pengguna baru.
Dari sisi keamanan, Binance disebut memiliki sistem perlindungan termasuk Secure Asset Fund for Users (SAFU) sebagai dana perlindungan, serta fitur keamanan seperti 2FA, whitelist alamat penarikan, dan verifikasi berlapis.
Dengan beragam pilihan aplikasi yang tersedia gratis, pengguna disarankan menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan—mulai dari kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur, hingga aspek keamanan—serta memperkuat pemahaman sebelum mulai bertransaksi.