Asia Tenggara mencatat pertumbuhan ekonomi digital yang pesat seiring meningkatnya transaksi keuangan online dan penetrasi layanan pembiayaan digital. Namun, ekspansi ini juga diiringi risiko penipuan (fraud) yang kian besar. Secara global, fraud dalam pembayaran digital diproyeksikan melampaui USD 40 miliar per tahun.
Di kawasan Asia Pasifik, lebih dari 80% institusi keuangan disebut telah mengandalkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi dan mencegah fraud secara real-time, demi menjaga keamanan sistem dan mempertahankan kepercayaan pengguna.
Merespons tantangan tersebut, Co-founder, Group Chairman, dan CEO Advance Intelligence Group Jefferson Chen membangun perusahaan berbasis AI yang berfokus pada solusi identitas digital, pencegahan fraud, serta credit decisioning bagi institusi keuangan dan perusahaan fintech.
Berbagai studi industri menunjukkan sistem berbasis AI mampu meningkatkan tingkat deteksi fraud hingga 90–95%. Pada saat yang sama, tingkat false positive dapat ditekan 30–60%, sehingga institusi keuangan disebut dapat menyetujui lebih banyak pengguna yang legitimate tanpa mengorbankan aspek keamanan.
“Kepercayaan adalah fondasi dari ekonomi digital. Tanpa sistem yang mampu mengelola risiko secara akurat dan real-time, pertumbuhan yang ada tidak akan berkelanjutan. Melalui Advance Intelligence Group, kami membangun infrastruktur berbasis AI yang memungkinkan institusi keuangan memperluas akses kredit secara aman dan inklusif. Bergabung dengan jaringan Endeavor menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi global dan mempercepat inovasi dari Asia Tenggara ke pasar internasional,” kata Jefferson Chen.
Dari sisi operasional, otomatisasi proses onboarding dan pemantauan transaksi juga disebut dapat mengurangi kebutuhan manual review hingga 40–70% serta menekan biaya operasional tim fraud management sebesar 30–50%.
Advance Intelligence Group didirikan pada 2016 dan kini beroperasi di lebih dari 80 pasar global melalui dua lini bisnis, yakni ADVANCE.AI (B2B) dan Atome Financial (B2C). Secara kolektif, perusahaan melayani lebih dari 58 juta pengguna serta mendukung lebih dari 1.000 klien korporasi di berbagai sektor, termasuk perbankan, fintech, dan e-commerce.
Atome Financial memanfaatkan infrastruktur data dan risk management yang sama untuk menyediakan layanan kredit konsumen, seperti Buy Now Pay Later (BNPL), kartu kredit digital, pinjaman pribadi, hingga produk tabungan.
Atas kontribusinya dalam membangun infrastruktur kepercayaan digital di kawasan, Endeavor Indonesia mengumumkan Jefferson Chen terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur ke-111 dari Indonesia melalui International Selection Panel (ISP) yang digelar di Singapura pada awal Februari 2026. Dalam tahap akhir seleksi, Jefferson terpilih setelah melalui seleksi global bersama 15 perusahaan dari berbagai negara dan memperoleh enam suara “YES” dari panelis internasional, termasuk investor dan pendiri perusahaan global.