Lalu lintas internet global disebut memasuki babak baru setelah trafik yang berasal dari bot dilaporkan melampaui aktivitas manusia. Kondisi ini dinilai sebagai perubahan penting dalam cara internet digunakan dan diakses, terutama seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
Berdasarkan data Cloudflare, sekitar 56% lalu lintas internet saat ini berasal dari bot. Dalam sepekan terakhir, angkanya bahkan sempat mencapai 62%. CEO Cloudflare, Matthew Prince, menyatakan bahwa sebelumnya ia memperkirakan titik balik ini baru akan terjadi pada akhir 2027, namun percepatan perkembangan AI membuat pergeseran tersebut terjadi lebih cepat.
Cloudflare menilai salah satu pendorong utama kenaikan trafik bot adalah ledakan penggunaan AI agent. Jika pengguna manusia umumnya membuka beberapa situs untuk mencari informasi, sistem berbasis AI dapat mengunjungi ribuan halaman dalam waktu singkat untuk melakukan riset, membandingkan produk, mencari tiket pesawat, hingga merangkum artikel.
Dalam catatan Cloudflare, beberapa wilayah menunjukkan proporsi trafik bot yang sangat tinggi. Gibraltar disebut menjadi salah satu yang tertinggi dengan lebih dari 90% permintaan HTTP berasal dari sistem otomatis. Singapura dan Iran juga dilaporkan mencatat lebih dari 75% trafik berasal dari bot.
Meski demikian, tidak semua bot dipandang berbahaya. Banyak bot digunakan untuk mengindeks halaman web, mengambil data, memantau layanan, atau mendukung berbagai layanan AI.
Di sisi lain, meningkatnya aktivitas bot membawa sejumlah dampak. Server harus menangani lebih banyak permintaan, data analitik berpotensi menjadi kurang akurat, dan model bisnis media online disebut kian tertekan karena pengguna semakin sering memperoleh jawaban langsung dari AI tanpa mengunjungi situs sumber.
Cloudflare juga menekankan bahwa manusia masih mendominasi aktivitas tertentu di internet, seperti menonton video, berbelanja, membuat konten, dan menggunakan media sosial. Namun, di balik layar, internet kini semakin dipenuhi bot yang saling berinteraksi dan mengolah informasi sebelum akhirnya sampai ke pengguna.