Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengingatkan para pegiat komunikasi sosial (Komsos) Gereja Katolik agar tidak terjebak pada sikap eksklusif di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Peringatan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan PKSN XIII yang digelar di Pontianak.
Dalam pertemuan itu, sejumlah isu dibahas, mulai dari tantangan yang muncul akibat pemanfaatan AI, hingga kebutuhan pembenahan dalam menghadapi gempuran teknologi digital. Pembahasan juga menyoroti pentingnya tata kelola media Gereja agar lebih terarah dan relevan dengan perubahan lanskap informasi.
Selain itu, PKSN XIII turut memuat agenda pelatihan digital bagi relawan Komsos. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas para relawan dalam menjalankan tugas komunikasi di lingkungan Gereja, sejalan dengan dinamika media dan teknologi yang terus berkembang.