Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, berkoordinasi dengan Komite Partai Kementerian Keamanan Publik Pusat, menyelenggarakan Konferensi Pelatihan Nasional 2026 tentang Kerja Opini Publik di Provinsi Nghe An, 5 Juni. Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 delegasi, termasuk pejabat dan kolaborator bidang kerja opini publik dari berbagai daerah di seluruh negeri.
Konferensi dihadiri sejumlah pejabat, antara lain anggota Komite Pusat Pham Tat Thang selaku Wakil Ketua Komite Tetap Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat; Letnan Jenderal Le Quoc Hung selaku Wakil Menteri Keamanan Publik; serta Nguyen Khac Than selaku Sekretaris Komite Partai Provinsi Nghe An, bersama para pimpinan departemen, kementerian, dan lembaga terkait.
Dalam sambutannya, Pham Tat Thang menekankan bahwa kerja opini publik merupakan jembatan penting antara “kehendak Partai dan hati rakyat”. Menurutnya, kerja ini membantu Partai, Negara, dan pemerintahan di semua tingkatan untuk mendengar serta memahami pemikiran dan aspirasi masyarakat, sehingga kebijakan dan pedoman dapat disesuaikan secara tepat dengan kondisi nyata. Ia juga menyebut kerja opini publik sebagai metode untuk memperkuat kepercayaan publik, membangun konsensus sosial, dan meningkatkan kekuatan persatuan nasional.
Pham Tat Thang menegaskan kerja opini publik tidak semata berfokus pada pengumpulan informasi, melainkan juga perlu memperkuat kapasitas analisis, evaluasi, dan peramalan. Ia menyoroti pentingnya mengidentifikasi sejak dini potensi persoalan dan risiko dari titik-titik rawan yang muncul, agar dapat memberi masukan secara proaktif kepada komite dan otoritas Partai terkait kepemimpinan, bimbingan, dan arah informasi.
Pada kesempatan yang sama, Letnan Jenderal Le Quoc Hung memaparkan informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban pada periode mendatang. Ia juga menyampaikan perspektif baru terkait upaya memastikan keamanan nasional, menjaga ketertiban dan keselamatan sosial, serta pembangunan kekuatan Keamanan Publik Rakyat di era baru.
Para delegasi turut membahas peluang dan tantangan kerja opini publik di era digital. Selain manfaat teknologi dan media sosial, ruang siber dinilai menyimpan risiko karena dapat dimanfaatkan pihak-pihak yang disebut sebagai “kekuatan jahat” untuk menyebarkan informasi palsu dan menyimpang, yang berpotensi menimbulkan kebingungan publik serta mengikis kepercayaan masyarakat.
Konferensi juga menekankan pentingnya pelaksanaan efektif Direktif No. 47-CT/TW Komite Sentral Partai tentang penguatan kepemimpinan Partai atas kerja opini publik dalam situasi baru. Direktif tersebut menempatkan kerja opini publik sebagai bagian penting dari kerja ideologi, pembangunan, dan perbaikan Partai, serta menggariskan perlunya pengembangan tim kader dan kolaborator yang memiliki keyakinan politik kuat, karakter moral baik, pemahaman praktis, dan kemampuan menerapkan teknologi.
Dalam rangkaian kegiatan, Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat memberikan Sertifikat Penghargaan kepada 17 kelompok dan 6 individu atas capaian mereka dalam mengorganisasi serta menghimpun masukan dari kader, anggota Partai, dan masyarakat terhadap draf dokumen yang diajukan ke Kongres Partai ke-14.