BERITA TERKINI
Kode Beta Apple Music Isyaratkan Opsi Gratis Beriklan, Berpotensi Tantang Spotify

Kode Beta Apple Music Isyaratkan Opsi Gratis Beriklan, Berpotensi Tantang Spotify

Apple Music yang selama ini dikenal sebagai layanan berbayar sejak diluncurkan pada 2015 disebut tengah menyiapkan perubahan besar. Bocoran dari kode aplikasi Apple Music mengindikasikan adanya opsi layanan gratis dengan iklan, sesuatu yang selama lebih dari satu dekade tidak tersedia di platform tersebut.

Indikasi itu pertama kali ditemukan analis MacRumors, Aaron Perris, yang melihat sejumlah baris kode dalam pembaruan Apple Music versi beta. Dalam temuan tersebut, terdapat pesan peringatan seperti “premium access required” (diperlukan akses premium) dan “can’t skip any more tracks” (tidak dapat melewati lagu lagi). Kombinasi pesan itu memunculkan spekulasi bahwa Apple sedang merancang ruang bagi pengguna yang tidak berlangganan.

Selain opsi gratis beriklan, muncul pula kemungkinan lain bahwa Apple tidak sepenuhnya membuka layanan tanpa biaya, melainkan meluncurkan paket dengan harga lebih murah dibanding paket standar yang ada saat ini.

Menariknya, rangkaian kode tersebut ditemukan pada aplikasi Apple Music versi Android. Meski demikian, sejumlah pengamat meyakini bila fitur tersebut benar-benar dirilis, Apple akan meluncurkannya secara serentak untuk pengguna iOS maupun Android.

Wacana ini dinilai berkaitan dengan upaya Apple mengejar Spotify. Berdasarkan laporan Midia Research pada 2025, pangsa pasar pelanggan Apple Music disebut masih tertinggal dari Spotify. Sementara itu, Spotify telah lama menarik ratusan juta pengguna aktif melalui model ganda: layanan gratis dengan iklan dan layanan berbayar tanpa iklan.

Namun, bila Apple benar-benar menghadirkan opsi gratis, langkah tersebut dinilai berpotensi bertentangan dengan prinsip yang selama ini dikedepankan perusahaan. Apple kerap menyampaikan pandangan bahwa musik adalah karya seni yang tidak seharusnya digratiskan.

Penegasan terbaru datang pada April 2026, ketika Oliver Schusser, VP Apple Music & International Content, menyampaikan kepada Billboard bahwa Apple Music tidak membutuhkan embel-embel “gratisan” untuk menarik pendengar. Ia juga menilai model gratis dengan iklan dapat merugikan musisi dan pencipta lagu karena nilai royalti streaming yang diterima cenderung lebih rendah.