Jakarta — Ketidakpastian perekonomian global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah, mendorong sebagian masyarakat melirik logam mulia seperti emas sebagai aset lindung nilai yang dinilai lebih stabil. Dampaknya, permintaan emas fisik disebut meningkat hingga membuat pembelian emas batangan kian sulit di sejumlah kondisi.
Selain emas, perak juga mulai diminati sebagai alternatif investasi. Seiring perkembangan teknologi, investasi logam mulia kini tidak selalu mengharuskan penyimpanan aset fisik. Investor dapat membeli emas maupun perak secara digital melalui berbagai platform, sekaligus memantau pergerakan harga melalui aplikasi.
Salah satu contoh layanan digital adalah aplikasi Pintu yang menyediakan emas crypto serta ETF perak tertokenisasi. Melalui fitur pemantauan harga dan alat bantu seperti kalkulator crypto, pengguna dapat membandingkan potensi keuntungan antar aset dan mengikuti perubahan harga secara berkala.
Berikut lima aplikasi investasi emas dan perak yang disebut aman dalam daftar tersebut.
1. Pintu (Emas Crypto dan ETF Perak Tertokenisasi)
Pintu merupakan aplikasi crypto yang disebut telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan menawarkan lebih dari 320 token. Platform ini juga disebut resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Selain aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, Pintu menyediakan fitur seperti Pintu Earn dan Auto DCA, Pintu Academy, serta Pintu Pro. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membeli emas crypto yang didukung emas fisik, serta ETF perak tertokenisasi seperti SLV.
2. MySilver
MySilver merupakan platform yang berfokus pada jual beli perak secara digital. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Silver Digital Mandiri dan memungkinkan transaksi perak secara online melalui website maupun aplikasi mobile. Platform ini juga disebut telah menjadi peserta Regulatory Sandbox OJK, program pengawasan regulator untuk inovasi keuangan digital, sebagai upaya menghadirkan alternatif investasi perak yang lebih modern.
3. Galeri 24
Galeri 24 menyediakan pembelian emas dan perak fisik, baik melalui gerai maupun layanan online. Karena berada dalam ekosistem Pegadaian, platform ini dikenal memiliki sistem transaksi yang dinilai relatif aman dan transparan. Pengguna juga dapat berkonsultasi langsung dengan staf di gerai untuk memahami produk logam mulia sebelum membeli.
4. Indogold (Spesialis Emas dan Perak)
Indogold berfokus pada investasi emas dan perak dalam bentuk digital maupun fisik. Pengguna dapat membeli emas dengan nominal kecil dan menyimpannya secara online. Platform ini juga menawarkan fleksibilitas konversi, yakni saldo emas digital dapat diubah menjadi emas fisik sesuai kebutuhan. Hal serupa disebut berlaku untuk perak.
5. Pluang (Emas Digital Didukung Penyimpanan Fisik dan Multi Aset)
Pluang merupakan platform investasi multi aset yang menyediakan emas digital. Berdasarkan informasi di situs resminya, emas di Pluang disebut didukung penuh oleh emas fisik dengan rasio 1:1, sehingga setiap gram emas pengguna dicadangkan dengan emas fisik yang disimpan penyedia. Emas tersebut juga disebut berasal dari emas murni 99,99 persen seperti Antam. Pluang memungkinkan pembelian emas mulai dari nominal kecil, bahkan sekitar Rp10.000, sehingga akses investasi menjadi lebih luas.