BERITA TERKINI
Kemenhaj Rilis Aplikasi Haji dan Umrah Store untuk Permudah Belanja Kebutuhan Jemaah

Kemenhaj Rilis Aplikasi Haji dan Umrah Store untuk Permudah Belanja Kebutuhan Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan aplikasi Haji dan Umrah Store sebagai bagian dari transformasi digital layanan haji 2026. Aplikasi ini dirancang untuk membantu jemaah memenuhi kebutuhan selama berada di Tanah Suci tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2026/1447 H di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, pada Rabu (8/4/2026).

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan aplikasi ini dihadirkan untuk mengurangi beban logistik jemaah selama menjalankan ibadah. “Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Jemaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” ujarnya.

Melalui Haji dan Umrah Store, jemaah dapat membeli berbagai kebutuhan haji dan oleh-oleh secara daring, mulai dari kain ihram, gamis, batik, kurma, tasbih, sajadah, hingga suvenir khas haji. Transaksi dilakukan secara digital dengan sistem pemesanan terintegrasi serta pengiriman yang dijadwalkan.

Aplikasi Haji dan Umrah Store telah tersedia di Google Play Store. Untuk menggunakannya, jemaah perlu membuat akun dengan mengisi data diri seperti nama, nomor telepon, email, dan kata sandi, kemudian melakukan verifikasi sebelum bertransaksi.

Selain mempermudah belanja, Kemenhaj menyebut platform ini juga membuka akses bagi produk UMKM untuk masuk ke ekosistem ekonomi haji dan umrah. Pemerintah menilai langkah tersebut sebagai upaya memperkuat ekonomi umat sekaligus meningkatkan transparansi layanan.

Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari strategi digitalisasi penyelenggaraan haji 2026. Kemenhaj juga mengembangkan aplikasi Persiapan Haji yang disebut hampir rampung untuk mendukung kesiapan jemaah.

Melalui inovasi tersebut, pemerintah berharap layanan haji dapat berjalan lebih modern, efisien, dan terintegrasi, sehingga jemaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan fokus tanpa terbebani urusan logistik.