Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan aplikasi digital Haji & Umrah Store sebagai solusi terpadu untuk membantu jamaah memenuhi kebutuhan haji dan umrah secara praktis, aman, dan transparan.
Peluncuran aplikasi ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Rabu (8/4/2026) malam.
Menurut Irfan Yusuf, melalui satu aplikasi jamaah dapat mengakses beragam produk UMKM, termasuk oleh-oleh, dengan alur pemesanan yang sederhana, transaksi cepat, serta dukungan pengiriman terjadwal yang dapat dipantau secara real-time.
Ia menjelaskan peluncuran Haji & Umrah Store merupakan bagian dari implementasi Tri Sukses Haji, terutama untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji, meningkatkan kualitas layanan, serta memberdayakan UMKM lokal. Dengan kemudahan akses pemenuhan kebutuhan, jamaah diharapkan dapat lebih fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Irfan Yusuf juga menegaskan bahwa penguatan layanan dan pengembangan ekonomi umat perlu berjalan beriringan. “Peningkatan pelayanan kepada jamaah harus sejalan dengan upaya menggerakkan potensi ekonomi umat. Ini ikhtiar bersama yang perlu dibangun dengan kesungguhan dan keikhlasan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi menyatakan platform tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat keterlibatan UMKM dalam ekosistem haji. Ia menilai, platform ini membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus menghadirkan layanan yang memperkaya pengalaman jamaah.
Haji & Umrah Store kini tersedia di Google Play Store dengan nama yang sama. Jamaah dapat membuat akun dan menggunakan layanan digital ini kapan saja melalui tautan https://bit.ly/haji-umrah-storeapk.
Jaenal menambahkan, Kemenhaj berkomitmen untuk terus mengembangkan platform tersebut guna memastikan layanan yang semakin optimal bagi jamaah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat secara berkelanjutan.