BERITA TERKINI
Kemenhaj Luncurkan Aplikasi Haji & Umrah Store untuk Belanja Kebutuhan dan Oleh-oleh Jemaah

Kemenhaj Luncurkan Aplikasi Haji & Umrah Store untuk Belanja Kebutuhan dan Oleh-oleh Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan platform digital bernama Haji & Umrah Store untuk mempermudah jemaah memenuhi kebutuhan selama beribadah, termasuk membeli oleh-oleh secara online. Inovasi ini diperkenalkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji pada Rabu (8/4).

Platform tersebut diluncurkan di tengah upaya pemerintah memperkuat layanan haji sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi haji berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui aplikasi ini, jemaah dapat mengakses berbagai produk UMKM dalam satu platform dengan alur pemesanan yang dibuat sederhana dan transaksi yang cepat. Sistemnya juga dilengkapi fitur pengiriman terjadwal yang dapat dipantau secara real-time.

Kemenhaj berharap layanan ini dapat mengurangi kerepotan jemaah dalam berbelanja selama berada di Tanah Suci, sehingga mereka dapat lebih fokus menjalankan ibadah.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan peningkatan layanan perlu berjalan seiring dengan penguatan ekonomi umat. “Peningkatan pelayanan kepada jemaah harus sejalan dengan upaya menggerakkan potensi ekonomi umat. Ini ikhtiar bersama yang perlu dibangun dengan kesungguhan dan keikhlasan,” ujarnya.

Peluncuran aplikasi ini disebut sebagai bagian dari implementasi konsep Tri Sukses Haji, yang mencakup peningkatan kualitas layanan, penguatan ekosistem ekonomi haji, serta pemberdayaan UMKM lokal.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, mengatakan platform tersebut merupakan langkah konkret untuk memperluas peran UMKM. “Platform ini membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang secara signifikan sekaligus menghadirkan layanan yang memperkaya pengalaman jemaah, sehingga ekonomi umat dan kualitas pelayanan berjalan beriringan,” ujarnya.

Aplikasi Haji & Umrah Store kini tersedia di Google Play Store dan dapat diunduh oleh masyarakat. Jemaah dapat membuat akun dan mulai menggunakan layanan tersebut kapan saja. Kemenhaj menyatakan akan terus mengembangkan platform ini guna memastikan layanan yang semakin optimal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat secara berkelanjutan.