BERITA TERKINI
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis Teken Perjanjian Pelaksanaan untuk Perkuat Kolaborasi Riset

Kemdiktisaintek dan IRD Prancis Teken Perjanjian Pelaksanaan untuk Perkuat Kolaborasi Riset

Jakarta — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menandatangani Perjanjian Pelaksanaan (Implementating Agreement) dengan Institut de Recherche pour le Développement (IRD), lembaga penelitian dan pembangunan Prancis. Penandatanganan dilakukan di Residence of France, Jakarta, Kamis (04/06), dalam rangka kunjungan Direktur Utama IRD Dr. Valérie Verdier sekaligus memperingati 50 tahun kehadiran IRD di Indonesia.

Perjanjian tersebut disebut mencerminkan komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kolaborasi riset dan inovasi teknologi guna menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Selama lima dekade terakhir, kerja sama kedua negara berkembang di sejumlah bidang, antara lain lingkungan, kesehatan, keanekaragaman hayati, dan pertanian berkelanjutan.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menyatakan kerja sama internasional berperan penting dalam meningkatkan kualitas riset nasional serta memperluas kontribusi Indonesia pada pengembangan ilmu pengetahuan global.

Menurut Fauzan, kemitraan Indonesia–Prancis akan dikembangkan melalui skema co-funding agar kedua negara dapat berkontribusi secara setara dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berdampak. Ia juga menekankan kolaborasi tersebut tidak hanya mendorong mobilitas mahasiswa dan peneliti, tetapi turut memperkuat kapasitas riset untuk menjawab tantangan yang dihadapi kedua negara. Fauzan menambahkan Indonesia didorong untuk dipandang bukan sekadar objek atau lokasi penelitian, melainkan mitra penelitian penting bagi Prancis.

Fauzan menilai kemitraan riset perlu menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, Kemdiktisaintek disebut terus memperluas kolaborasi internasional yang berorientasi pada dampak dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Ia juga menyampaikan bahwa Kemdiktisaintek bersama BRIN tengah menyusun Peta Jalan dan Agenda Riset Nasional sebagai arah strategis pengembangan riset Indonesia ke depan. Melalui kemitraan seperti kerja sama dengan IRD, pemerintah berharap dapat mempercepat lahirnya solusi untuk berbagai permasalahan prioritas nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra riset yang setara di tingkat global.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama IRD Dr. Valérie Verdier menyampaikan apresiasi kepada para mitra di Indonesia yang dinilai berkontribusi memperkuat kerja sama ilmiah Indonesia–Prancis selama lima dekade. Ia menyebut kemitraan yang telah terjalin menjadi fondasi untuk memperluas kolaborasi riset yang bermanfaat bagi kedua negara.

Sementara itu, Duta Besar Prancis untuk Indonesia menegaskan komitmen Prancis untuk terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi. Kolaborasi yang semakin erat diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menghasilkan solusi berbasis sains untuk berbagai tantangan global.

IRD merupakan lembaga penelitian publik Prancis yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan telah menjadi salah satu mitra strategis Indonesia selama hampir 50 tahun. Sejumlah program kolaboratif yang dijalankan disebut berkontribusi pada penguatan kapasitas penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta penyediaan dasar ilmiah bagi perumusan kebijakan.

Momentum 50 tahun kehadiran IRD di Indonesia diharapkan menjadi landasan untuk memperluas kolaborasi riset yang lebih strategis dan berkelanjutan. Melalui kemitraan yang semakin erat, Indonesia dan Prancis diharapkan dapat menghasilkan riset dan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.