BERITA TERKINI
Jasa Marga Imbau Pemudik Manfaatkan Aplikasi Travoy untuk Pantau Lalu Lintas Real Time

Jasa Marga Imbau Pemudik Manfaatkan Aplikasi Travoy untuk Pantau Lalu Lintas Real Time

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran 2026 untuk memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai panduan merencanakan perjalanan, termasuk memantau kondisi kepadatan lalu lintas secara real time.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3/2026), Rivan meminta pemudik menyusun rencana perjalanan dengan cermat, menghindari waktu serta titik rawan kepadatan, dan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang tersedia melalui aplikasi tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya persiapan sebelum memasuki jalan tol. Menurut Rivan, kondisi kendaraan dan pengemudi perlu dipastikan dalam keadaan prima. Pemudik juga diimbau mengatur waktu perjalanan, beristirahat di rest area, memastikan bahan bakar mencukupi, mengecek saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Jasa Marga mencatat volume kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026, yakni Rabu sampai Senin (11–16 Maret 2026), mencapai 990.506 unit. Angka itu merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, GT Kalihurip Utama arah Bandung, GT Cikupa menuju Merak, serta GT Ciawi ke arah Puncak.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada periode tersebut meningkat 13,6% dibandingkan kondisi normal yang tercatat 871.629 kendaraan.

Berdasarkan distribusinya, arus lalu lintas didominasi kendaraan menuju arah timur sebanyak 479.899 unit atau 48,5%. Berikutnya, kendaraan menuju arah barat tercatat 303.113 unit atau 30,6%, sementara arah selatan sebanyak 207.494 unit atau 20,9%.

Pada H-5 Lebaran 2026, Senin (16/3/2026), volume kendaraan yang keluar dari Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat 178.164 kendaraan. Jumlah ini naik 36,4% dibandingkan kondisi normal yang mencapai 130.641 kendaraan. Rivan menyebut pergerakan masyarakat yang meninggalkan wilayah Jabotabek terus meningkat menjelang libur Idul Fitri.

Lebih lanjut, Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan estimasi 259 ribu kendaraan keluar dari Jabotabek, atau naik 90,5% dibandingkan lalu lintas normal. Lonjakan diperkirakan dipengaruhi cuti bersama dan libur Hari Suci Nyepi pada 18–19 Maret serta cuti bersama Hari Raya Idul Fitri pada 20 Maret 2026.