BERITA TERKINI
Instalasi DuckDuckGo di AS Melonjak Usai Google Umumkan Perluasan Search AI

Instalasi DuckDuckGo di AS Melonjak Usai Google Umumkan Perluasan Search AI

DuckDuckGo dilaporkan mengalami lonjakan instalasi di Amerika Serikat setelah Google mengumumkan perluasan integrasi fitur Search AI pada layanan mesin pencarinya dalam konferensi Google I/O 2026. DuckDuckGo mencatat kenaikan instalasi aplikasi di AS rata-rata 18,1 persen dari minggu ke minggu selama periode 20–25 Mei, dibandingkan periode 13–18 Mei.

Perusahaan menyebut tren kenaikan itu bertahan selama enam hari berturut-turut setelah gelaran Google I/O, dengan puncak kenaikan mencapai 30,5 persen pada 25 Mei. Di platform iOS, laju instalasi dilaporkan lebih tinggi, dengan pertumbuhan rata-rata mingguan mencapai 33 persen dan sempat memuncak hingga 69,9 persen.

CEO DuckDuckGo Gabriel Weinberg menilai lonjakan tersebut berkaitan dengan respons sebagian pengguna terhadap hasil pencarian Google yang dinilai semakin didominasi AI. “Orang-orang tidak ingin dipaksa memakai AI dalam pengalaman pencarian mereka,” kata Weinberg.

Menurut Weinberg, sebagian pengguna mulai mencari pengalaman pencarian yang lebih sederhana tanpa ringkasan AI, chatbot, maupun jawaban otomatis. Ia juga menilai Google terlalu “memaksa” penggunaan AI di mesin pencarinya tanpa menyediakan opsi untuk mematikan fitur tersebut secara penuh.

Merespons tren itu, DuckDuckGo menghadirkan halaman pencarian khusus tanpa AI melalui alamat noai.duckduckgo.com. Layanan ini menawarkan pengalaman yang menyerupai mesin pencari tradisional dengan menampilkan daftar tautan situs web tanpa ringkasan AI otomatis.

DuckDuckGo mengklaim kunjungan ke halaman pencarian tanpa AI tersebut ikut meningkat, rata-rata 22,7 persen secara mingguan, dengan puncak kenaikan mencapai 27,7 persen pada 24 Mei.

Di sisi lain, Google disebut sebenarnya juga menyediakan filter web di Search bagi pengguna yang ingin melihat hasil pencarian berupa “link biru” tradisional.

Sementara itu, di Indonesia, URL mesin pencari DuckDuckGo hingga saat ini masih masuk dalam daftar blokir TrustPositif. Kondisi tersebut membuat pengguna di Indonesia memerlukan upaya tambahan jika ingin mengaksesnya.

Dalam perkembangan terbaru, Google memang semakin agresif menyisipkan teknologi AI ke mesin pencarinya. Search tidak lagi sekadar menampilkan daftar tautan, tetapi juga mulai memberikan jawaban langsung berbasis AI.