JAKARTA — Di tengah meningkatnya kejahatan digital, termasuk maraknya panggilan spam dan pesan scam yang merugikan masyarakat, Indosat Ooredoo memperkuat langkah keamanan digitalnya. Perusahaan menyatakan telah memblokir 200 juta panggilan spam sejak peluncuran fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap tren gangguan komunikasi yang kian sering dialami pengguna, terutama melalui panggilan tidak dikenal dan pesan yang diduga bermuatan penipuan. Indosat menempatkan pemanfaatan teknologi sebagai salah satu cara untuk menekan potensi kerugian yang ditimbulkan oleh aktivitas tersebut.
Meski demikian, informasi rinci mengenai mekanisme kerja fitur AI, periode waktu pemblokiran, serta cakupan layanan yang terdampak tidak dijelaskan lebih lanjut dalam data yang tersedia.