JAKARTA — Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis membuka peluang kerja sama Indonesia–Prancis di bidang pendidikan, riset, inovasi, dan pengembangan talenta. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara menegaskan bahwa pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, serta mobilitas akademik menjadi salah satu prioritas utama dalam kerja sama bilateral.
Kesepakatan itu dinilai menjadi landasan penting untuk memperkuat kapasitas riset, mengembangkan sumber daya manusia unggul, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyambut baik hasil pertemuan kedua kepala negara. Ia menilai penguatan kemitraan ini sebagai momentum strategis untuk memperluas jejaring internasional perguruan tinggi Indonesia sekaligus mempercepat transformasi pendidikan tinggi agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kerja sama Indonesia dan Prancis dalam pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan inovasi merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing bangsa. Kolaborasi ini akan mendorong pengembangan riset unggulan, peningkatan kualitas SDM, serta mempercepat hilirisasi inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Brian dalam siaran pers, Jumat (29/5/2026).