IBM memperkenalkan kerangka kerja AI untuk aplikasi perusahaan pada 2020, dengan pembaruan lanjutan pada 2021. Kerangka ini digambarkan sebagai model kematangan adopsi AI generatif (Gen AI) yang mencakup tujuh dimensi, serta memetakan perkembangan kemampuan teknis dan tata kelola dalam lima fase.
Pada fase pertama, fokus utama berada pada penyediaan sumber daya Gen AI berupa dasar-dasar perangkat keras dan platform, disertai manajemen data dasar seperti penyimpanan awal dan pengelolaan data. Dalam tahap ini, belum terdapat tata kelola siklus hidup AI.
Memasuki fase kedua, organisasi mulai membangun kemampuan melalui “hub model”, termasuk mengimpor model dasar dan data. Tahap ini juga mencakup kemampuan pendukung berupa operasi dasar untuk Gen AI, serta langkah awal pengembangan aplikasi Gen AI melalui proses tuning model dasar. Dari sisi tata kelola, beberapa kebijakan AI mulai tersedia untuk memandu siklus hidup AI.
Fase ketiga menandai penguatan kemampuan operasional dengan hosting model, yaitu penerapan model sebagai layanan API dan pengelolaan kebijakan akses model. Pada tahap ini juga diperkenalkan kustomisasi model melalui penyetelan dan pelatihan untuk kebutuhan spesifik, termasuk tuning Gen AI dasar menggunakan rekayasa prompt dan fine-tuning model. Untuk tata kelola, kerangka ini menekankan penggunaan kumpulan metrik umum guna mengatur siklus hidup AI.
Pada fase keempat, perhatian bergeser ke tata kelola model yang lebih menyeluruh, termasuk penanganan risiko seperti pengenalan bias, kepatuhan terhadap peraturan, dan kepatuhan. Kemampuan pemantauan model juga ditingkatkan melalui pemantauan waktu nyata, termasuk deteksi bias dan deteksi HAP. Di sisi aplikasi, fase ini mencakup kemampuan Gen AI yang menggabungkan fitur canggih seperti orkestrasi dan deteksi niat. Tata kelola pada tahap ini ditandai dengan validasi dan pemantauan otomatis.
Fase kelima menggambarkan tingkat kematangan tertinggi dalam kerangka tersebut. Kemampuan yang ditekankan meliputi kustomisasi model tingkat lanjut dengan memanfaatkan platform cloud untuk kebutuhan dinamis, pemantauan prompt dan keamanan untuk melindungi model dari ancaman lanjutan, serta tuning Gen AI tingkat lanjut agar selaras dengan jargon dan proses khusus perusahaan. Pengembangan aplikasi Gen AI juga diarahkan pada pembuatan aplikasi fitur lengkap dan potensi pengembangan model dari awal. Pada tahap ini, tata kelola siklus hidup AI ditargetkan berjalan sepenuhnya otomatis.