BERITA TERKINI
Ho Chi Minh Perkuat Konektivitas Ekosistem Inovasi dan Transformasi Digital di Tingkat Kelurahan

Ho Chi Minh Perkuat Konektivitas Ekosistem Inovasi dan Transformasi Digital di Tingkat Kelurahan

Kota Ho Chi Minh menggelar forum yang mempertemukan instansi pemerintah, pelaku usaha, perusahaan rintisan, serta organisasi pendukung startup untuk mendorong transformasi digital, transformasi hijau, dan penerapan teknologi dalam pengelolaan, produksi, serta praktik bisnis di tingkat lokal.

Dalam rangkaian lokakarya, sejumlah model transformasi digital di tingkat akar rumput dipaparkan, dengan fokus pada peningkatan efisiensi administrasi negara dan peningkatan kualitas layanan bagi warga serta dunia usaha. Para delegasi menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya terkait penerapan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir manajemen, metode operasional, dan cara penyampaian layanan.

Sekretaris Komite Partai sekaligus Ketua Dewan Rakyat Kelurahan An Lac, Le Truong Hai Hieu, mengatakan pemerintah daerah tengah menerapkan berbagai solusi untuk mendukung kegiatan produksi dan bisnis masyarakat. Salah satu inisiatif yang disorot adalah model layanan satu atap cerdas berbasis AI, yang mencakup pengambilan nomor antrean secara daring melalui kode QR, robot AI untuk memandu prosedur, serta sistem AI untuk memeriksa dokumen secara otomatis.

Menurutnya, solusi tersebut membantu warga dan pelaku usaha meninjau kelengkapan dokumen melalui daftar periksa, mengurangi waktu pemrosesan, membatasi kebutuhan pengajuan berulang, dan meningkatkan transparansi proses layanan.

Selain itu, Kelurahan An Lac juga menstandarkan sistem akun resmi, termasuk Google Workspace, platform penyimpanan Cloud/Google Drive, pemanfaatan alat AI untuk mendukung pembuatan dan analisis data, serta sistem rapat daring. Sinkronisasi data disebut berkontribusi pada efisiensi manajemen internal, peningkatan keamanan, dan optimalisasi kecepatan penyelesaian pekerjaan.

Dari Kelurahan Phu Loi, perwakilan Komite Rakyat setempat memaparkan sejumlah praktik transformasi digital, antara lain program “Halo, saya dari Pusat Administrasi Publik”, jalur pembayaran nontunai, pembentukan tim teknologi digital komunitas, serta keterlibatan anggota serikat pemuda yang mendampingi warga dalam program transformasi digital.

Melalui sistem satu atap elektronik, portal layanan publik, dan saluran telepon 1022, kelurahan tersebut dilaporkan telah menerima dan memproses lebih dari 33.000 permohonan prosedur administrasi secara daring. Pada kuartal pertama 2026, tingkat permohonan daring mencapai lebih dari 99,9% dan tingkat penyelesaian tepat waktu mencapai 100%, yang dinilai menunjukkan efektivitas reformasi administrasi yang dipadukan dengan transformasi digital.

Di luar konferensi, agenda “Digital Innovation, Green Transformation - Startup Connection Day” menghadirkan lebih dari 50 stan dari perusahaan rintisan, bisnis, universitas, dan organisasi pendukung startup. Berbagai produk dan solusi yang menerapkan AI dan IoT untuk otomasi dan kota cerdas turut dipamerkan, dengan harapan membuka peluang koneksi langsung antara pengembang teknologi, pelaku usaha, dan komunitas lokal.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh secara resmi meluncurkan Pusat Inovasi dan Kewirausahaan Kota Ho Chi Minh (SIHUB) di 28 Jalan Huynh Van Nghe (Kelurahan Phu Loi). Peluncuran ini ditujukan untuk memperluas ruang dukungan inovasi dan memudahkan komunitas bisnis lokal mengakses kebijakan dukungan pemerintah.

Wakil Direktur Dinas Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh, Pham Huynh Quang Hieu, menyatakan kota akan terus meningkatkan rantai nilai dari laboratorium ke pasar, memperkuat peran sektor publik sebagai “pelanggan pertama” bagi solusi teknologi yang potensial, serta meningkatkan kapasitas manajemen, komersialisasi, dan penggalangan dana bagi perusahaan rintisan.

Ia berharap fasilitas di Phu Loi, di bawah koordinasi SIHUB, dapat menjadi pusat yang dinamis untuk menghubungkan ekosistem inovasi, sekaligus membuka ruang uji coba bagi model transformasi digital dan ramah lingkungan agar dapat disempurnakan dan ditingkatkan secara efektif.