BERITA TERKINI
Harga Laptop Naik, Penjualan Tablet Honor Disebut Meningkat dalam Dua Bulan Terakhir

Harga Laptop Naik, Penjualan Tablet Honor Disebut Meningkat dalam Dua Bulan Terakhir

Jakarta – Kenaikan harga laptop di pasar domestik disebut terjadi seiring krisis pasokan global di industri semikonduktor, terutama pada komponen RAM. Kondisi ini turut mengubah preferensi sebagian konsumen, yang mulai melirik tablet sebagai alternatif perangkat komputasi.

Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia, distributor resmi Honor di Indonesia, Aryo Meidianto, mengatakan penjualan tablet Honor meningkat dalam dua bulan terakhir. Menurut dia, kenaikan tersebut muncul pada periode ketika harga laptop mulai merangkak naik. Aryo memperkirakan lonjakan permintaan tablet berada di kisaran 30–40% dibandingkan periode sebelumnya.

Aryo menilai pertimbangan anggaran menjadi salah satu faktor pendorong. Dengan dana sekitar Rp5 juta, konsumen disebut dapat memperoleh tablet berteknologi lebih baru dengan desain ringkas dan portabel. Sementara pada kisaran biaya yang sama, pembelian laptop dinilai berpotensi mengarah pada unit bekas dengan usia lebih tua dan performa yang mungkin tidak optimal. Perbandingan nilai dan harga itu, kata dia, menjadi daya tarik tablet bagi konsumen yang mencari efisiensi biaya tanpa mengorbankan fungsionalitas.

Tren tersebut juga tercermin pada komposisi produk Honor di Indonesia. Aryo menyebut lini tablet kini mendapat porsi lebih besar dibandingkan smartphone, bahkan penjualan tablet diklaim melampaui penjualan smartphone. Hal ini dinilai menunjukkan adanya pergeseran preferensi pasar.

Di sisi lain, Honor menyampaikan langkah untuk meredam dampak pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada harga jual produk. Perusahaan menerapkan strategi pengadaan dalam jumlah besar (bulk buying). Aryo menjelaskan, sebelum melakukan pemesanan besar, perusahaan menghitung siklus hidup produk atau end-of-life agar dapat mengunci harga pembelian dan mengurangi risiko fluktuasi kurs di kemudian hari. Ia membandingkan strategi ini dengan vendor lain yang memesan dalam jumlah kecil dan berpotensi menyesuaikan harga saat melakukan pemesanan ulang karena adanya kenaikan dari pemasok.

Meski penjualan tablet meningkat, Honor menyatakan tidak akan sepenuhnya meninggalkan pasar smartphone di Indonesia. Namun, perusahaan akan lebih selektif dalam meluncurkan produk smartphone dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat. Aryo menyebut rentang harga yang saat ini paling diminati berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp6 juta atau Rp7 juta.

Pergeseran ini menggambarkan bagaimana konsumen menyesuaikan pilihan perangkat di tengah perubahan ekonomi dan kenaikan harga akibat faktor global. Tablet, dengan kemampuan yang kian mendekati laptop dan harga yang dinilai lebih kompetitif, menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan sebagian pembeli.