Pemerintah Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, mulai menerapkan pelayanan administrasi berbasis digital melalui Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Gampong (SIPGAM) dan E-Warga Mulia. Inisiatif ini ditujukan untuk memudahkan warga mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor gampong.
Keuchik Gampong Mulia, Kurnia Zaith, menyampaikan bahwa digitalisasi administrasi menjadi salah satu prioritas pemerintah gampong untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Sistem yang dibangun tidak hanya melayani kebutuhan surat-menyurat, tetapi juga mencakup pendataan warga, pengelolaan aset dan fasilitas gampong, serta pemetaan wilayah.
“Melalui aplikasi ini, warga dapat mengakses layanan administrasi secara langsung dari mana saja dan kapan saja. Mereka tidak perlu lagi datang ke kantor gampong hanya untuk mengurus surat keterangan,” ujar Kurnia, Rabu (3/6/2026).
Menurut Kurnia, pada 22 April 2026 SIPGAM resmi terintegrasi dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Integrasi tersebut disebut menjadikan SIPGAM sebagai sistem informasi pemerintahan gampong pertama di Aceh yang tersertifikasi dan terhubung langsung dengan BSrE/BSSN.
Dengan integrasi itu, surat yang diterbitkan melalui sistem akan dilengkapi tanda tangan digital resmi negara, yang disebut memiliki kekuatan hukum setara dengan tanda tangan basah.
Kurnia menambahkan, inovasi ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Pihaknya telah mempresentasikan aplikasi tersebut kepada Wali Kota Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota, serta sejumlah pejabat terkait.
Melalui aplikasi E-Warga Mulia, warga dapat mengajukan lebih dari 31 jenis surat keterangan secara daring menggunakan telepon pintar. Proses pengajuan, kata Kurnia, dilakukan berjenjang mulai dari jurong, sekretaris desa, hingga keuchik sebelum surat diterbitkan dengan tanda tangan digital.
Selain layanan administrasi, aplikasi ini juga dilengkapi sejumlah fitur lain, antara lain pendataan kartu keluarga, riwayat kesehatan, bantuan sosial, pengelolaan aset gampong, pemetaan wilayah berbasis Google Maps, verifikasi identitas melalui video call, serta fitur SOS darurat untuk pelaporan kebakaran, tindak kriminal, bencana alam, dan kecelakaan.