Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) tengah melakukan tinjauan komprehensif terhadap program internet untuk sekolah. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak waktu menatap layar terhadap prestasi akademik siswa.
Ketua FCC Brendan Carr mengutip penelitian terbaru serta rekomendasi dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS yang menyebutkan bahwa penggunaan layar secara berlebihan dapat berdampak negatif pada hasil akademik dan perkembangan kognitif siswa.
Data terbaru dari National Assessment of Educational Progress (NAEP) menunjukkan nilai membaca dan matematika siswa kelas 12 turun ke level terendah yang pernah tercatat. Pada saat yang sama, penggunaan layar di sekolah dilaporkan meningkat.
Carr menyatakan salah satu tujuan utama tinjauan ini adalah meningkatkan transparansi serta memperkuat pengawasan orang tua terhadap penggunaan teknologi di lingkungan sekolah.
FCC dijadwalkan melakukan pemungutan suara pada 25 Juni untuk menentukan apakah lembaga tersebut akan secara resmi memulai proses peninjauan dan membuka periode komentar publik terkait perubahan yang diusulkan pada program tersebut.
Sebelumnya, pada September lalu, FCC memutuskan untuk mengakhiri subsidi pemerintah bagi Wi-Fi di bus sekolah. Pada 2024, lembaga itu sempat mendanai sebesar 48 juta dolar AS untuk pemasangan Wi-Fi di bus, yang ditujukan membantu siswa mengerjakan pekerjaan rumah selama perjalanan.
KHANH HUNG