Ibu Kota Nusantara, Januari 2026—Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai mengembangkan sistem monitoring hutan berbasis internet di Wanagama Nusantara, Ibu Kota Nusantara (IKN). Inisiatif ini dilakukan melalui pemasangan kamera trap guna mendukung pengelolaan hutan hujan tropis yang adaptif serta terintegrasi dengan teknologi digital.
Pemasangan kamera trap beserta perangkat pendukung telah dilakukan di sejumlah titik yang dinilai representatif. Perangkat tersebut ditujukan untuk mendokumentasikan keberadaan satwa liar dan kondisi ekosistem secara berkala.
Dalam pengembangannya, data hasil tangkapan kamera trap dirancang tersimpan secara otomatis pada sistem penyimpanan berbasis website. Sistem ini diharapkan dapat mendukung kegiatan monitoring secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Sejumlah satwa liar telah berhasil terdokumentasi melalui kamera trap, antara lain kijang, monyet ekor panjang, landak, beruang, hingga burung Sempidan Biru yang khas Kalimantan. Dokumentasi tersebut menunjukkan Wanagama Nusantara masih menjadi habitat penting bagi satwa liar khas Kalimantan.
Pengembangan sistem kamera trap berbasis internet ini diharapkan menjadi langkah awal penerapan monitoring berbasis teknologi di Wanagama Nusantara. Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan memperkuat upaya konservasi satwa liar serta mendukung pengelolaan hutan hujan tropis yang berkelanjutan di kawasan IKN.