Era baru kecerdasan buatan berbasis AI agent disebut mulai memasuki tahap berikutnya, seiring kemunculan perangkat komputasi yang dirancang untuk menjalankan AI agent secara native. Dalam konteks ini, RTX Spark disebut-sebut sebagai opsi ketiga di luar kategori komputer produktivitas dan komputer gaming.
Pernyataan tersebut disampaikan konten kreator Mustafa melalui akun @mustafabercerita. Ia menyebut Jensen Huang merilis RTX Spark dalam ajang GTC Taipei 2026.
Menurut penjelasan Mustafa, RTX Spark merupakan chip hasil kerja sama Nvidia dan MediaTek yang didesain untuk menjalankan personal artificial intelligence atau AI agent di komputer.
Ia menilai selama ini konsumen umumnya mengenal dua jenis komputer. Pertama, komputer untuk produktivitas, seperti mengerjakan dokumen, membuat video, atau kebutuhan konten kreator. Kedua, komputer untuk bermain gim.
Dengan hadirnya RTX Spark, Mustafa menyebut akan ada kategori ketiga, yakni komputer yang diposisikan khusus untuk menjalankan AI agent. Ia juga mengatakan perangkat berbasis RTX Spark tersebut tetap dapat digunakan untuk produktivitas dan bermain gim dengan kualitas yang baik.