MALANG — Universitas Bhinneka Nusantara (UBHINUS) Malang mencatat capaian melalui keberhasilan sejumlah tim dosen yang lolos Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sejumlah proposal yang memperoleh pendanaan mengangkat tema riset di bidang teknologi, pendidikan, multimedia, hingga pengembangan seni digital. Di antaranya meliputi pengembangan media pembelajaran berbasis artificial intelligence (AI), virtual reality, multimedia interaktif, serta pengembangan virtual art gallery berbasis web experience.
UBHINUS menyebut keberagaman topik tersebut mencerminkan upaya kampus dalam mendorong eksplorasi ilmiah, inovasi, dan pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan industri.
Selain melibatkan dosen internal, beberapa penelitian juga dilakukan melalui kerja sama antarperguruan tinggi dengan mitra akademik di luar institusi. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kualitas penelitian agar berdampak lebih luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Program pendanaan tersebut juga dinilai menjadi bentuk apresiasi terhadap kualitas proposal dan kompetensi akademik pengajar. Dengan dukungan pendanaan pemerintah, UBHINUS berharap hasil riset tidak berhenti pada pengembangan konsep, melainkan dapat diimplementasikan menjadi solusi di berbagai bidang.
Capaian ini, menurut UBHINUS, memperkuat peran kampus dalam membangun iklim riset di lingkungan akademik serta mendorong dosen menghasilkan karya ilmiah dan produk inovasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.