BERITA TERKINI
El Rumi Bagikan Cara Tetap Produktif saat Puasa: Atur Waktu, Jadikan Ibadah sebagai "Recharge", dan Beri Self-Reward

El Rumi Bagikan Cara Tetap Produktif saat Puasa: Atur Waktu, Jadikan Ibadah sebagai "Recharge", dan Beri Self-Reward

Musisi sekaligus aktor El Rumi menjadikan Ramadan sebagai momen untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal manajemen waktu, ibadah, dan pengelolaan energi. Ia menilai puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, melainkan kesempatan untuk tetap produktif sembari meningkatkan kualitas ibadah.

El mengatakan salah satu hal yang ia terapkan selama Ramadan adalah membagi waktu antara aktivitas dan istirahat secara seimbang. Menurutnya, kesibukan pekerjaan tetap bisa dijalani, tetapi tidak boleh mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat.

“Kita harus tetap pintar-pintar bagi waktu dan tenaga. Kerjaan boleh padat, tapi jangan sampai lupa untuk istirahat,” kata El Rumi di kawasan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan Ramadan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti beraktivitas. Sebaliknya, bulan suci ini bisa dimaksimalkan dengan pengaturan waktu yang tepat agar ibadah dan rutinitas harian tetap berjalan.

“Jangan sampai karena Ramadan kita jadi mager (males gerak) atau berhenti bekerja. Kita harus pintar membagi waktu supaya bisa memaksimalkan Ramadan,” tambahnya.

Selain manajemen waktu, El juga menyebut ibadah sebagai bentuk “healing”. Baginya, ibadah dapat menjadi cara untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus momen untuk mengisi ulang energi.

“Kalau lagi capek, healing- nya lewat ibadah. Jadi kalau lagi pusing kerjaan, anggap saja solat dan dzikir adalah waktu untuk recharge,” tuturnya.

Tips lain yang ia soroti adalah memberi penghargaan kepada diri sendiri. Putra kedua Ahmad Dhani itu menilai self-reward dapat membantu menjaga semangat selama menjalani puasa, terutama saat merasa lelah atau jenuh.

“Seru-seruan dengan hal positif, dan jangan lupa kasih reward ke diri sendiri. Saat lagi penat, kita juga butuh self-reward untuk menyemangati diri lagi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syifa Hadju turut menyampaikan pandangan serupa. Ia menegaskan puasa bukan halangan untuk tetap produktif, dengan kunci utama mengatur waktu secara cermat antara pekerjaan, quality time, dan waktu untuk diri sendiri.

“Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk nggak produktif atau malas. Kita tetap bisa menjalani aktivitas seperti biasa,” tegas Syifa.

Selain berbagi tips, pasangan ini juga mengungkap menu takjil favorit mereka. Syifa mengatakan lebih memilih camilan ringan saat berbuka dan jarang langsung makan berat.

“Kalau aku biasanya makan camilan dulu. Jarang langsung makan berat, biasanya makan beratnya pas sahur. Jadi perutnya diisi gorengan dulu,” katanya.

El mengaku memiliki kebiasaan serupa karena merasa perutnya kurang nyaman jika langsung mengonsumsi makanan berat saat berbuka. Salah satu menu favoritnya adalah es buah.

“Aku juga tim camilan. Kalau langsung makan besar, kadang perutku belum siap. Ada satu menu yang biasanya aku selalu favoritkan untuk berbuka puasa, yaitu es buah,” pungkasnya.