Dua dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Peradaban kembali meraih Hibah Internal Penelitian Tahun Akademik 2025/2026 melalui riset yang berfokus pada inovasi pembelajaran matematika. Penelitian ini berangkat dari kebutuhan menghadirkan pembelajaran yang lebih mudah dipahami dan lebih dekat dengan kehidupan siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Dian Purwaningsih, S.Pd., M.Pd. bertindak sebagai ketua peneliti, dengan Sudrajat, S.Pd., M.Pd. sebagai anggota tim. Keduanya berkolaborasi mengembangkan pendekatan pembelajaran yang memadukan teknologi digital dan konteks budaya lokal.
Riset yang diusulkan berjudul “Inovasi Website Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa.” Pemilihan media berbasis website didasarkan pada kebutuhan akses belajar yang lebih fleksibel, sehingga materi dapat dipelajari kapan saja dan di mana saja, tidak terbatas di ruang kelas.
Penelitian ini juga mengusung pendekatan etnomatematika, yakni mengaitkan konsep matematika dengan budaya dan aktivitas yang dekat dengan kehidupan siswa. Dengan cara tersebut, matematika diharapkan tidak hanya dipahami sebagai teori abstrak, tetapi menjadi lebih nyata dan mudah dipelajari.
Salah satu persoalan yang masih kerap muncul dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah siswa yang belum optimal. Banyak siswa dinilai masih kesulitan menghubungkan konsep matematika dengan situasi sehari-hari, sehingga pembelajaran cenderung berfokus pada menghafal langkah.
Melalui pengembangan website berbasis etnomatematika, tim peneliti berharap siswa dapat lebih aktif mengeksplorasi konsep, memahami makna materi, serta meningkatkan kemampuan pemecahan masalah secara bertahap. Hibah internal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya dosen Pendidikan Matematika Universitas Peradaban untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dan mendorong implementasi nyata di lapangan.
Penelitian tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi siswa.