Dua aplikasi Android berbasis kecerdasan buatan (AI) dilaporkan membocorkan lebih dari 12 terabyte (TB) data pribadi. Kebocoran ini disebut mencakup informasi identitas yang bersifat sensitif dari jutaan pengguna.
Dalam laporan tersebut, data yang terekspos dikaitkan dengan penggunaan dua aplikasi Android berbasis AI. Rincian lebih lanjut mengenai nama aplikasi, bagaimana kebocoran terjadi, serta langkah teknis yang memicu ekspos data tidak dijelaskan dalam informasi yang tersedia.
Temuan ini menyoroti risiko keamanan data pada aplikasi yang mengakses atau memproses informasi pribadi pengguna. Pengguna disarankan untuk meninjau aplikasi yang terpasang di perangkat, terutama yang meminta izin akses data sensitif, serta mempertimbangkan untuk menghapus aplikasi yang dicurigai berisiko.