Penggunaan internet yang tinggi pada remaja kerap dianggap sebagai kebiasaan wajar di era digital. Namun, dokter mengingatkan bahwa kecanduan internet dan gangguan emosi pada remaja dapat saling memperburuk dalam sebuah pola yang berulang.
Dalam situasi ini, perubahan suasana hati, relasi sosial, hingga kemampuan menghadapi tekanan sehari-hari disebut dapat ikut terdampak dan saling berkaitan. Masalahnya, keterhubungan ini tidak selalu disadari sejak awal sehingga kondisi dapat berkembang tanpa terdeteksi.
Dokter menekankan bahwa pola tidur menjadi tanda peringatan utama yang perlu diperhatikan. Gangguan tidur dapat muncul bersamaan dengan meningkatnya penggunaan internet dan memburuknya kondisi emosi, sehingga penting untuk mengenali perubahan tersebut sebelum dampaknya meluas.