Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur mematangkan langkah penyempurnaan aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Penyempurnaan ini disebut sebagai bagian dari transformasi digital sektor pendidikan agar pelayanan publik berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kaltim Armin mengatakan, peningkatan layanan administrasi tersebut dibahas melalui rapat teknis di Unit Pelaksana Teknis Daerah Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan Disdikbud Kaltim. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tindak lanjut perbaikan tata kelola pendaftaran terus berjalan secara intensif.
Dalam prosesnya, Disdikbud Kaltim melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Kepala Cabang Dinas Wilayah I hingga VI. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah tingkat SMA se-Kalimantan Timur juga turut dilibatkan untuk mengawal inovasi kebijakan agar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Armin menjelaskan, operator aplikasi dari setiap cabang dinas yang mewakili 10 kabupaten/kota dilatih untuk menyelaraskan pemahaman teknis. Pelatihan ini ditujukan agar para operator dapat memfasilitasi kebutuhan orang tua siswa saat masa pendaftaran.
Menurut Armin, evaluasi juga dilakukan terhadap celah kelemahan peladen aplikasi yang muncul pada masa pendaftaran tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut dipadukan dengan penyesuaian kebutuhan layanan saat ini, yang menekankan kecepatan dan ketepatan respons dalam penyajian informasi daring.
Disdikbud Kaltim menilai sinergi lintas pemangku kepentingan dapat membantu menyederhanakan alur birokrasi sehingga masyarakat lebih merasakan kemudahan layanan. Selain itu, efisiensi tahapan seleksi terkomputerisasi diproyeksikan mampu mencegah penumpukan lalu lintas peladen pada saat pembukaan jalur penerimaan.
Armin menambahkan, penguatan infrastruktur teknologi menjadi syarat penting bagi modernisasi administrasi pendaftaran siswa baru. Karena itu, pengawasan ketat dalam perancangan sistem dilakukan untuk menekan potensi penyimpangan prosedur selama masa penerimaan murid baru.