BERITA TERKINI
Dedi Mulyadi Soroti Rekrutmen Kerja Digital di SMKN 2 Subang, Aplikasi Siap Kerja Belum Berjalan Optimal

Dedi Mulyadi Soroti Rekrutmen Kerja Digital di SMKN 2 Subang, Aplikasi Siap Kerja Belum Berjalan Optimal

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti belum optimalnya sistem rekrutmen kerja digital bagi siswa SMK setelah melakukan inspeksi mendadak ke SMKN 2 Subang. Temuan itu diunggah melalui kanal @kangdedimulyadi pada Kamis (2/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, KDM menaruh perhatian pada ketidaksiapan sekolah dalam mengintegrasikan siswa kelas 12 ke dalam aplikasi siap kerja maupun program pra-rekrutmen industri besar, termasuk pabrik mobil listrik BYD Subang dan VinFast Subang.

Di hadapan pihak sekolah, KDM mempertanyakan sejauh mana data siswa kelas 12 telah dimasukkan ke dalam daftar antrian kerja industri. Ia menilai ada ketimpangan informasi antara laporan formal yang disampaikan secara birokratis dan pemahaman siswa di kelas mengenai status mereka dalam proses rekrutmen.

“Saya tanya, sudah berapa yang terdaftar dalam list berusaha kerja? Katanya laporannya oke-oke saja, tapi di lapangan belum tahu. Saya tidak mau laporan ke saya sekian-sekian tapi faktanya nol,” kata KDM dengan nada tinggi.

Menurut KDM, kondisi tersebut menunjukkan bahwa mekanisme yang dilaporkan berjalan baik belum tentu tercermin di lapangan. Ia menekankan pentingnya kejelasan data dan kesiapan sistem agar siswa kelas 12 dapat benar-benar terhubung dengan peluang kerja yang tersedia.