Depok Single Window (DSW), aplikasi layanan publik milik Pemerintah Kota Depok, menampilkan puluhan kamera CCTV yang belum dapat diakses masyarakat secara langsung.
Berdasarkan penelusuran melalui aplikasi DSW pada Selasa (3/3/2026), dari total 63 titik kamera yang tercantum, hanya 18 kamera berstatus aktif yang ditandai warna hijau. Sementara itu, 45 kamera lainnya berwarna merah.
Titik kamera tersebar di berbagai wilayah, dengan konsentrasi terbesar berada di kawasan tengah kota, termasuk sepanjang Jalan Margonda Raya. Saat salah satu kamera berwarna hijau di simpang Parung Bingung dibuka, aplikasi menampilkan kondisi arus lalu lintas secara real time dengan kendaraan yang tampak melintas.
Namun, ketika pengguna mencoba mengakses kamera berwarna merah, aplikasi menampilkan keterangan “Gagal load data. Coba lagi nanti”.
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Depok, Denhas Ary Wibowo, menjelaskan bahwa penanda merah pada kamera CCTV menunjukkan tidak adanya koneksi internet. Kondisi itu membuat kamera belum terintegrasi ke aplikasi DSW.
“Tapi pasti akses ke DSW-nya tidak ada kalau (kamera berwarna) merah, itu artinya pasti akses internetnya tidak ada,” kata Denhas saat dihubungi, Selasa (3/3/2026).
Denhas menyebut pengelolaan CCTV di Depok dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Diskominfo. Dari total titik yang ada, Diskominfo memegang 20 titik, sedangkan sebagian besar lainnya berada dalam pengawasan dan kontrol Dishub Depok.
Saat ini, Pemerintah Kota Depok tengah menjalankan proses penggantian infrastruktur yang berdampak pada integrasi kamera CCTV ke dalam aplikasi. Proses tersebut meliputi perubahan alamat IP serta penyesuaian sistem agar kembali terhubung dengan DSW.
Meski belum bisa dipantau melalui aplikasi, Denhas memastikan seluruh kamera tetap menyala dan merekam. “(Kamera) ada nyala, cuma nggak bisa kepantau dari DSW, cuma kalau di monitor rekaman itu ada,” ujarnya.
Pemerintah Kota Depok belum merinci target waktu penyelesaian integrasi ulang seluruh kamera CCTV agar dapat kembali diakses masyarakat secara real time melalui aplikasi.