Chatbot Claude buatan Anthropic dilaporkan menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store Apple di Amerika Serikat. Pencapaian ini membuat Claude mengungguli ChatGPT dari OpenAI dan Gemini dari Google.
Menurut laporan Mashable pada Senin (2/3/2026), lonjakan peringkat Claude terjadi di tengah reaksi negatif publik terhadap kerja sama antara OpenAI dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Di sisi lain, Anthropic sebelumnya menolak bermitra dengan Pentagon. Perusahaan tersebut menilai teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkannya berpotensi digunakan untuk pengawasan massal warga AS dan pengembangan sistem senjata otonom.
Keputusan Anthropic itu dipandang oleh sebagian masyarakat AS sebagai sikap yang berprinsip. Namun, Presiden AS Donald Trump menilai langkah tersebut sebagai bentuk tantangan terhadap pemerintahannya.
“Para fanatik sayap kiri di Anthropic telah membuat kesalahan besar dengan mencoba memaksa Departemen Perang untuk mematuhi ketentuan layanan mereka alih-alih konstitusi kita,” tulis Trump di platform media sosial Truth Social.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth disebut berencana menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan terhadap keamanan nasional. Label tersebut berpotensi menekan bisnis Anthropic.
Di tengah dinamika itu, banyak orang dilaporkan mengalihkan loyalitas mereka dari ChatGPT ke Claude sebagai bentuk dukungan, yang turut mendorong kenaikan popularitas Claude di App Store.