Kesenjangan konektivitas digital masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada layanan pendidikan dan pelayanan publik di berbagai daerah. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Cindy Monica, menilai terbatasnya akses internet di sejumlah wilayah Indonesia masih dirasakan masyarakat, termasuk di daerah pemilihannya.
Cindy menyebut daerah pemilihan Sumatra Barat II—yang meliputi Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman, dan Kota Payakumbuh—masih memiliki banyak wilayah yang belum menikmati layanan internet secara memadai.
Salah satu kondisi yang menjadi sorotannya adalah akses internet bagi pelajar di SDN 04 Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Menurut Cindy, para siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan jaringan internet demi mengikuti kegiatan pendidikan berbasis digital.
“Waktu itu kami pergi ke SDN 04 daerah Mungka, anak sekolah harus mendaki kurang lebih 3-4 kilo di atas bukit beralaskan hanya terpal untuk mendapatkan akses internet dalam mengikuti ujian kompetensi,” kata Cindy usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Tangerang Selatan, Banten, Selasa (2/6/2026).
Selain sektor pendidikan, Cindy juga menyoroti dampak keterbatasan konektivitas terhadap kebutuhan komunikasi sehari-hari. Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Pasaman, di mana masyarakat masih harus membeli voucher internet dengan jangkauan yang dinilai sangat terbatas agar bisa terhubung ke jaringan.
Atas kondisi tersebut, Cindy berharap BAKTI Komdigi dapat mempercepat pemerataan akses internet di wilayah-wilayah yang masih tertinggal. Ia menilai ketersediaan jaringan internet yang memadai penting untuk mendukung layanan fasilitas umum, terutama sekolah dan kantor pemerintahan, sekaligus memperkuat transformasi digital hingga ke pelosok.