BERITA TERKINI
ChatGPT Diklaim Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan pada Mei 2026

ChatGPT Diklaim Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan pada Mei 2026

ChatGPT disebut telah mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan secara global pada Mei 2026. Jika angka tersebut akurat, pencapaian itu menempatkan aplikasi buatan OpenAI sebagai salah satu layanan digital dengan pertumbuhan tercepat yang pernah menembus level tersebut.

Berdasarkan estimasi perusahaan riset Sensor Tower, ChatGPT membutuhkan sekitar tiga tahun sejak peluncurannya pada akhir 2022 untuk mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan. Laju pertumbuhan ini dinilai lebih cepat dibanding sejumlah platform digital besar seperti TikTok, Instagram, YouTube, maupun Google Maps.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan bagaimana teknologi AI generatif berkembang dari teknologi yang sebelumnya digunakan kalangan tertentu menjadi alat yang kian luas dipakai masyarakat. ChatGPT kini dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, mulai dari mencari informasi, belajar, menulis, membuat konten, hingga membantu pekerjaan profesional.

Meski demikian, angka 1 miliar pengguna aktif bulanan itu merupakan estimasi pihak ketiga dan bukan berasal dari laporan resmi OpenAI yang diaudit. Penghitungan tersebut merujuk pada pengguna aktif aplikasi setiap bulan, bukan total pengguna di seluruh layanan OpenAI.

Pencapaian itu terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat di industri AI. Sejumlah perusahaan, termasuk Anthropic, Google, Microsoft, dan Meta, terus mengembangkan model AI mereka untuk memperebutkan pengguna maupun pelanggan bisnis.

Walau masih memimpin dari sisi jumlah pengguna, OpenAI menghadapi tantangan untuk mengubah pertumbuhan tersebut menjadi bisnis yang berkelanjutan. Operasional AI membutuhkan biaya komputasi besar, sehingga perusahaan perlu terus meningkatkan jumlah pelanggan berbayar untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dengan klaim 1 miliar pengguna aktif bulanan dalam waktu kurang dari empat tahun, ChatGPT menjadi salah satu tonggak penting dalam adopsi teknologi AI dan menegaskan besarnya minat publik terhadap layanan berbasis kecerdasan buatan.